Pastikan Penanganan Covid-19 di Desa Maksimal

PENINJAUAN: Kapolres Cianjur beserta jajarannya melakukan peninjauan kesiapan penanganan Covid yang ada di desa. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com -Kepolisian Resor (Polres) Cianjur gencar melakukan peninjauan ke desa-desa yang berada di sejumlah wilayah yang ada di kabupaten Cianjur setiap harinya.

Menurut informasi, sedikitnya belasan desa kini telah dikunjungi Kapolres berserta jajarannya guna memastikan penanganan serta pencegahan pandemi Covid-19 terlaksana secara maksimal.

“Pelaksanaan peninjauan ini akan dilakukan setiap harinya. Bahkan yang telah terlaksana sudah 15 posko Covid-19 yang kita cek bersama,” tutur Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, saat ditemui usai peninjauan di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Cianjur, Rabu (24/2) sore.

Dalam pengecekan yang dilaksanakan bersama jajarannya, Kapolres mengatakan, meninjau sejumlah unsur posko, diantaranya ruangan posko, ruang isolasi, serta memperhatikan simulasi penanganan Covid sesuai aturan protokol kesehatan.

“Jika dilihat selama ini, upaya yang dilakukan oleh desa sudah memperlihatkan penanganan yang cukup baik. Namun kami katakan bahwa penanganan Covid-19 ini harus terintegrasi mulai dari Kecamatan, tingkat desa yang ada poskonya kemudian RT RW di wilayah masing-masing,” kata dia.

Termasuk, lanjut Kapolres, ketika terindikasi adanya warga yang terpapar Covid-19 di RT RW setempat, itu kemudian harus segera menghubungi posko di desa tersebut, lalu dilakukan upaya screening awal hingga isolasi mandiri.

“Kita sudah lebih memperhatikan juga bagaimana ruang isolasinya, kapan orang tersebut berinteraksi, kemudian kemana saja, di mana, kapan ketemu orang-orang, dan sebagiannya,” ujarnya.

Kapolres pun berharap, dengan terus meningkatkan penanganan pencegahan Covid secara serius, tidak akan terjadi lagi zona merah khususnya di Kecamatan Cipanas dan Pacet ini. Sehingga dapat melakukan upaya-upaya lain supaya tetap berada di zona hijau.

“Sesuai dengan instruksi nomor 92 terkait dengan PPKM mikro, bahwa pemerintah juga harus tetap mendorong secara otomatis terkait anggaran maupun tata cara bagaimana penanganan Covid di desa itu bisa maksimal,” pungkasnya.(dan)