Jadi Desa Siaga, Mekarsari Gelar Kegiatan Donor Darah

Acara donor darah yang dilakukan Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur dengan antusias yang luar biasa. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program Desa Siaga Desa tersebut.

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Desa Mekarsari Kecamatan Cianjur, mengadakan kegiatan donor darah bertempat di aula gedung Desa Mekarsari Jum’at (26/02/2021). Kegiatan tersebut adalah salah program Desa Siaga yang dijalani Desa Mekarsari.

Ketua Desa Siaga, Heni Suryani mengatakan, antusias pendonor masih ada akan tetapi di masa pandemi masih sulit dilakukan karena adanya larangan untuk berkerumun.

” Tapi alhamdulillah, terbantu sekali dengan adanya lembaga-lembaga. seperti Desa Siaga, karang taruna, selain itu kita juga bekerjasama dengan ormas Pemuda Pancasila (PP) sehingga bisa kita adakan, ” kata Heni kepada Radar Cianjur melalui sambungan telpon

Lanjut Heni pada saat Kegiatan reses dewan pekan lalu, pihaknya sudah menyampaikan langsung terkait kegiatan sosial donor darah.

” Alhamdulillah dari anggota dewan mengapresiasi juga apalagi ini kan sifatnya sosial dan banyak orang yang sangat membutuhkan darah sebagai keperluan medis, ” ujarnya.

Selain itu pihaknya berencana kedepannya selain donor darah, pihaknya juga akan bergerak dibidang siaga bencana.

” Ya, selain kegiatan donor darah, kami juga akan bekerjasama dalam penanganan bencana,” ucap Heni.

Lanjut Heni pihaknya akan terus bersosialisasi mengajak masyarakat untuk dengan sukarela mendonorkan darahnya membantu warga yang membutuhkan.

Senada yang disampaikan Kepala Desa Mekarsari Ujang Rahmat mengapresiasi, hal tersebut dan akan terus mendorong program yang sudah dilaksanakan agar terus berjalan.

” Kan namanya Desa siaga, jadi harus siaga sama orang yang membutuhkan, ” kata Kades.

Sementara itu, saat ditemui di lokasi tersebut Quality Control PMI Cianjur, Sandi menuturkan banyak Instansi-instansi yang membatalkan kegiatan donor darah di masa pandemi seperti sekarang ini.

” Alhamdulillah di sini dapat dilakukan acara donor darah. Karena memang sangat membantu sekali, Kebanyakan di tempat lain banyak yang di batalkan mengingat masa pendemi sekarang aturannya gak boleh berkerumun, ” imbuhnya.

Diakui Sandi pihaknya masih kekurangan stok darah, akan tetapi ada beberapa instansi yang masih bersedia mengadakan kegiatan donor darah.

” Memang benar adanya penurunan stok darah di Cianjur ini, tapi dengan cara atau metode yang saat ini kami lakukan dengan jemput bola bisa mencapai 50 persen. Saya mengajak kepada masyarakat jangan takut untuk mendonorkan darah, karena setetes darah anda dapat menolong satu nyawa ” tandasnya. (cr1)