Pemkab-Polres Cianjur Tinjau Bencana di Batulawang, Plt Bupati: Segera Ada Relokasi

TINJAU: Plt Bupati bersama Polres Cianjur dan dinas terkait melakukan peninjauan lokasi bencana pergerakan tanah di Batulawang. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) bersama Polres Cianjur serta jajarannya meninjau langsung bencana alam pergerakan tanah dan longsor yang terjadi setelah dua pekan lebih di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jum’at (26/2/2021) sore.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman menyebutkan, bencana pergerakan tanah di wilayah desa Batulawang Kecamatan Cipanas kabupaten Cianjur ini telah terjadi sejak 7 Februari kemarin. Namun yang paling parah dialami dengan ketinggalan hingga 10 meter ini terjadi di tahun ini.

“Saya punya pemikiran bahwa warga yang terdampak ini harus segera direlokasi, karena cukup banyak juga hampir satu RT,” ujar Herman di lokasi peninjauan, Jum’at (26/2).

Menurut Herman, penggerakan tanah di wilayah ini sering terjadi dari tahun ke tahun. Bahkan jalan-jalan yang menghubungkan beberapa kampung sering terputus. Sehingga kedepan mau tidak mau harus segera ada relokasi warga dan tempat tinggal masyarakat.

“Kami (Pemkab) sendiri akan segera mengidentifikasi seberapa banyak warga terdampak dan kita juga akan penuhi kebutuhannya mulai dari makanan seperti beras dan perlengkapan sementara,” kata Herman.

Termasuk, lanjut Herman, ke depan Pemkab pun akan berkoordinasi dengan pihak perkebunan PT MPM yang berada di desa Batulawang, agar beberapa lahan perkebunan di sana bisa dijadikan tempat relokasi warga.

“Jadi rumah yang terdampak kurang lebih sebanyak 21 bangunan atau hampir satu RT,” sebutnya.

Selain itu, Pemkab pun akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar di lahan-lahan yang berindikasi mengancam warga, bisa ditanami pohon kayu-kayuan keras. Sehingga dengan begitu, tanah yang labil bisa terminimalisir tidak terjadi longsor.

“Mudah-mudahan ini bencana terakhir yang terjadi di Desa Batulawang khususnya, umumnya di kabupaten Cianjur,” tandasnya. (dan)