Budidaya Ikan Bisa Jadi Alternatif Ekonomi di Tengah Pandemi

Budidaya Ikan

RADARCIANJUR.com– Perekonomian di tengah pandemi Covid-19 turut terdampak. Akan tetapi, sebagian masyarakat memanfaatkan sumberdaya di lingkungan kediaman.

Direktur Produksi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ari Harik Wibowo mengatakan, budidaya ikan masih bisa dilakukan di tengah pandemi. Terlebih, ikan hias saat ini pun sedang ramai di masyarakat.

“Saya kira budidaya ikan di tengah pandemi cukup memberikan manfaat di masyarakat, contohnya ikan hias mulai merebak jadi bisa dilakukan di lingkungan masing-masing tapi bisa menghasilkan sesuatu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Cianjur, Rossabardina mengatakan, pihaknya lebih berkomitmen untuk membuat budidaya ikan itu bukan hanya sekadar menguntungkan tapi bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita memang di Dislutkanak memiliki visi dan misi yang sama dan sinergis dengan KKP, kita ingin mempunyai visi untuk bagaimana sungai-sungai itu ditanami ikan sehingga masyarakat yang ketika saat pandemi ini bisa menggunakan sungai, waduk, atau situ sebagai tempat untuk mencari mata pencaharian,” terangnya.

Selain itu, Rossa mengungkapkan, untuk mewujudkan hal itu butuh tahap-tahap yang perlu dilalui. Ia mengatakan, setiap tahun pihaknya berupaya untuk menebarkan benih ikan di sungai, waduk, dan situ.

“Suppaya masyarakat bisa mempunyai penghasilan dari memancing kemudian apalagi sekarang kalau untuk budidaya ikan banyak proposal yang datang ke kami ingin bantuan untuk budidaya,” ungkapnya.

Namun, Rossa menjelaskan, bantuan dari Dislutkanak Cianjur terbatas. Sebab, budidaya ikan membutuhkan sarana dan prasarana tambahan bukan hanya benih ikan.

“Kan ada pakan dan wadah budidaya seperti kolam terpal atau yang lainnya dan itu membutuhkan biaya artinya tidak semua bisa dapat bantuan, hanya kelompok yang mampu secara ahli dalam melakukan budidaya,” tutupnya. (kim)