Jalan KH Abdullah Bin Nuh Dipakai Balap Liar, Satlantas Bakal Tindak Tegas

DIJAGA: Anggota Satlantas Polres Cianjur memantau Jalan KH Abdullah Bin Nuh yang diduga menjadi ajang balapan liar. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Jalan KH Abdullah bin Nuh yang lurus dan panjang, ternyata disalahgunakan untuk ajang balap liar.

Itu sebagaimana tayangan video yang diunggah di TikTok Radar Cianjur. Diduga, aksi balap liar itu terjadi pada Sabtu (27/2) malam kemarin.

Dalam video pendek itu, terlihat dua remaja dengan dua sepeda motor matic yang berbeda. Terlihat pula sejumlah remaja lainnya berada ditengah jalan dan di sisi jalan, yang salah satunya merekam aksi balap liar tersebut.

Satu orang lainnya tampak berada di depan kedua remaja yang menggeber gas motornya masing-masing. Sementara seorang lagi, berada di belakang dua motor yang bersiap tancap gas dengan menghentikan kendaraan yang hendak melintas.

Setelah lalu lintas dihentikan dan jalanan sepi, kedua motor itu langsung menggeber penuh gas motornya. Namun baru sampai beberapa meter, remaja yang mengambil posisi di bagian kiri tersungkur mencium aspal setelah tak bisa mengendalikan laju motornya.

Dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty menyatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada anak buahnya untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas jalanan yang merugikan dan meresahkan masyarakat. Termasuk aksi-aksi balap jalanan.

“Tidak tinggal diam tentunya. Kita akan tindak segala pelanggaran lalu lintas di jalan, terlebih balapan yang mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya, Minggu (28/2).

Tindakan yang akan diberikan dari mulai teguran hingga penilangan. Bahkan, jika pengendara menggunakan knalpot bising, maka diharuskan langsung mengganti knalpot bising dengan knalpot standar atau pabrikan.

“Disita motornya sampai knalpotnya diganti yang standar,” terangnya.

Meilawaty mengimbau, masyarakat Cianjur agar menaati peraturan lalu lintas. Sehingga diri sendiri maupun orang lain tidak menjadi korban atas tindakan yang dilakukan seperti halnya balapan liar.

“Intinya, jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan. Jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain,” tandasnya.

(kim)