Aneh, Tinggal di Perumahan PCI II Nagrak Cianjur, TPUnya Kok di Mande

Foto : Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Tempat Pemakaman sejatinya salah tempat peristirahatan terakhir kelak seorang manusia meninggalkan dunia untuk selama-lamanya.

Dah seharusnya tempat pemakaman umum berjarak tidak jauh dari rumah duka ketika manusia tersebut masih hidup. Namun apa jadinya jika lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) jauh dari pemukiman

Seperti halnya salah satu pengembang perumahan Cluster Pesona Cianjur Indah II yang dipertanyakan warga terkait pendirian Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Menurut pengakuan sejumlah warga perumahan Cluster PCI II di ke – RWan 15 Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, merasa heran atas sikap pengembang karena memilih lokasi TPU di Kecamatan Mande yang berjarak kurang lebih sekitar 15 kilometer.

Ketua RW 15, Hadi Cahyadi, membenarkan perihal keberatan warga tentang penyediaan TPU yang terlalu jauh dengan perumahan.

“Pengembang menyediakan TPU dengan jarak yang sangat jauh melewati dua kecamatan. Jika menggunakan kendaraan Roda dua jarak yang ditempuh 15 kilometer dan memerlukan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit,” Katanya kepada Radar Cianjur Selasa (02/03/2021).

Menurut Hadi, warga sudah mempertanyakan terkait lokasi TPU yang disediakan kepada pihak pengembang. Namun pihak pengembang mengatakan tidak ada aturan mengenai lokasi TPU, karena hanya sebagai syarat untuk mendirikan perumahan.

“Padahal seharusnya keberadaan TPU itu tak usah jauh-jauh dari pemukiman warga,masa ini mau bikin TPU di wilayah Kecamatan Mande ” ujarnya.

Diakui Hadi, ia bersama warga cluster PCI II sedang melakukan musyawarah agar lokasi TPU tersebut berada di sekitar Desa Nagrak.

” Ya, mudah-mudah ada jalan keluarnya terkait permasalahan TPU ini, ” bebernya.

Sementara itu ditemui terpisah , Pemkab Cianjur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Suferi , menyayangkan adanya perkara tersebut. Dimana lokasi TPU Perumahan didirikan jauh dari lokasi pemukiman hingga berbeda kecamatan.

“ Padahal kan seharusnya jangan jauh seperti itu, dan kami pun mempertanyakan alasannya kepada pihak pengembang perumahan tersebut,” ungkap Kabid Perizinan BDPMPTS Cianjur, ditemui Radar Cianjur Selasa (02/03/2021).

Suferi menambahkan, pihak pengembang sebelum menentukan lokasi TPU harus mengetahui aturan luas TPU yang akan dibuatkan sesuai aturan 2% dari total luas perumahan tersebut.

” Yah harus tau dulu aturannya, gak boleh sembarangan bikin, ” ucap Suferi

Selain itu lokasi pembangunan TPU harus dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan warga perumahan.

“ TPU itu kan fungsinya untuk kepentingan pemakaman warga penghuni perumahan, manfaatnya kan sebagai tempat peristirahatan terakhir. Kalau terlalu jauh lokasinya, bagaimana bisa digunakan dan bermanfaat untuk warga sekitar penghuni perumahan, ” pungkasnya.(cr1)