Koboi Bersenpi Gentayangan di Cianjur

Aksi koboi terjadi di Kabupaten Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Aksi koboi terjadi di Kabupaten Cianjur. Kejadian tersebut menimpa seorang karyawan yang bekerja di salah satu gerai telekomunikasi atau provider berinisial DR (23) yang ditodong dengan senjata api (senpi) oleh orang tak dikenal. Kejadian tersebut di ruas Jalan Siti Jenab Kelurahan Pamoyanan pada Selasa (3/3) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Dari informasi yang terhimpun, kejadian itu berawal saat mobil yang dikendarai korban DR bersinggungan dengan mobil yang dikendarai terduga pelaku di ruas Jalan Siliwangi.

Korban yang saat itu mengaku tak ingin mempermasalahkan kejadian singgungan mobil langsung melaju. Namun, saat itu terduga pelaku mencoba mengejar mobil korban.

Akhirnya korban berhenti tak jauh dari minimarket yang ada di ruas Jalan Siti Jenab.

“Saat itu saya turun dari mobil dan terduga pelaku juga turun dari mobilnya. Setelah sempat bersitegang, terduga pelaku kembali masuk ke dalam mobilnya. Kemudian keluar lagi sambil membawa yang diduga senpi dan langsung memukul bagian lengan saya,” ujar DR.

Setelah memukul dengan senpi yang dibungkus kain putih, terduga pelaku juga sempat menodongkan ke arah perut, kemudian mengacungkan senpi yang dibawanya ke atas.

“Sempat diletuskan, tapi tidak meletus. Saat itu, saya langsung teriak meminta tolong. Terduga pelaku langsung lari masuk ke dalam mobilnya dan melarikan diri,” paparnya.

DR mengaku, mengenali ciri-ciri dari terduga pelaku dan kendaraan serta nomor polisinya.

“Pelaku usianya mungkin seumuran saya. Saat itu, terduga pelaku menggunakan mobil Agya warna putih,” jelasnya.

DR menambahkan, dirinya telah melaporkan kejadian itu ke Polres Cianjur. DR berharap kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap terduga pelaku.

“Semoga saja segera ditangkap, karena kejadian itu sangat membuat saya takut untuk kembali berkendara sendiri,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Resrkim Polres Cianjur, AKP Anton mengatakan, laporan yang sudah diterima saat ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. Bahkan, pihaknya pun langsung menggali informasi mengenai kejadian tersebut.

“Sudah kita terima laporannya tadi siang, saat ini kami masih proses penyelidikan,” singkatnya. (kim)