Kakek di Haurwangi Tewas Saat Perbaiki Pompa Air

RADARCIANJUR.com-Seorang pria tua di Kampung Cipeuteuy RT03/RW07, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia usai kesetrum di kamar mandi pada Jumat (05/03).

Menurut Informasi yang dihimpun, kakek berinisial CS (65) tersebut awalnya sedang memperbaiki pompa air di dalam kamar mandi rumahnya. Namun naas korban tiba-tiba tersengat aliran listrik.

Menurut Ketua RT03/RW07 Kampung Cipeteuy, Teten Sutendi (59), mesin pompa air milik keluarga korban sudah tiga hari rusak. Kemudian sesuai sholat Jum’at korban langsung belanja ke toko perlengkapan untuk membeli mesin pompa air. “Kejadiannya sekitar pukul 15.16, yah menjelang sore. Korban pulang kemudian masuk ke kamar mandi mau memasang pompa air, selang beberapa menit korban berteriak kesakitan,” katanya.

Istri korban yang mendengar teriakan itu langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mendapati korban dengan kondisi kejang-kejang dengan kedua matanya melotot. Mendapati korban dengan kondisi tersebut, sang istri berteriak minta tolong pada keluarga dan tetangga yang tak jauh dari lokasi tersebut. “Para tetangga sama keluarga cepat-capat masuk kamar mandi untuk menolong korban. Setelah terlihat korban tersengat aliran listrik, cucu korban dengan sigap mematikan aliran listrik dari saklar yang dipasang di tembok depan rumah,” ujarnya.

Setelah upaya pemadaman listrik dilakukan, warga yang datang langsung mengevakuasi korban untuk dilarikan ke Puskesmas Haurwangi. “Namun di tengah perjalanan menuju Puskesmas Haurwangi, nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir, ” ungkap Teten.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Bojong Picung, Iptu H Supardi membenarkan peristiwa tersengatnya salah satu warga berinisial CS yang tewas akibat tersengat aliran listrik.

“Yah, betul sudah ada laporan seorang warga kampung tewas Cipeuteuy RT 03 RW 07, Desa Kertasari berinisal CS meninggal usai kesetrum saat memperbaiki pompa air. Saat ini beliau sudah dimakamkan di tempat pemakaman yang tak jauh dari rumahnya, ” paparnya (06/03).

Lanjut Iptu H. Supardi, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bagi warga agar lebih berhati-hati apabila hendak memasang apapun yang berhubungan dengan listrik.

“Saya imbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi, apalagi aliran listrik itu berbahaya dan bisa berakibat fatal mengancam nyawa,” imbaunya. (cr1)