Polres Cianjur Terus Berburu Motor Berknalpot Bising

ANGKUT: Kendaraan tak sesuai standar dengan tegas akan ditindak Polres Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Sejumlah kendaraan roda dua diamankan pihak Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, khususnya kendaraan roda dua yang tidak memenuhi standar seperti penggunaan knalpot bising. Razia tersebut dilakukan di sepanjang Jalan KH Abdullah Bin Nuh, kemarin.

Tak kurang 10 motor dibawa ke Mapolres Cianjur untuk didata dan diimbau kepada pemilik agar menggunakan dan membawa knalpot standar.

Pawas Piket Polres Cianjur, Iptu Arip TF mengatakan, penertiban dilakukan karena mengganggu ketertiban masyarakat. Selain itu juga, dengan karena adanya kerumunan yang tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Kita melakukan penertiban kendaraan ini karena kendaraan roda dua atau motor menggunakan knalpot bising dan beberapa masyarakat resah,” ujarnya di sela-sela razia.

Pihaknya pun memberikan teguran kepada pemilik kendaraan agar membawa knalpot standar sesuai dengan pabrikan. Namun, jika kembali mengulang akan diberikan tindakan tegas. “Kalau masih diulang dengan melanggar lalulintas, maka kita akan tindak dengan penilangan,” tegasnya.

Selain di Jalan Abdullah Bin Nuh, pihaknya pun melakukan operasi di sejumlah ruas jalan ramai seperti Jalan Pangeran Hidyatullah, Jalan Siliwangi dan Jalan Dr Muwardi Bypas.

Sebelumnya, pada Sabtu (6/3) malam pun turut dilakukan operasi gabungan. Dari hasil operasi gabungan tersebut turut diamankan kendaraan yang tidak sesuai standar sebanyak 30 unit. “Macam-macam, rata-rata bagian kendaraan yang tidak standar. Bahkan bawa kendaraan dalam kondisi mabuk dan kita temukan miras di jok motornya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Anton.

Kendaraan yang melanggar langsung dilakukan penilangan di tempat. Meskipun dalam operasi tersebut tidak ditemukan senjata tajam.”Operasi ini dalam rangka menjaga ketertiban pada malam hari. Itu yang kita tilang pastinya yang melanggar lalulintas,” jelasnya.

Sementara, mengenai kendaraan yang tidak memiliki surat, Perwira Pertama ini menjelaskan, kendaraan tersebut hanya melanggar dari kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai. (kim)