Calon Pejabat Publik Hongkong Harus Ucap Sumpah Setia kepada Tiongkok

RADARCIANJUR.COM-Tiongkok menjamin masa depan Hongkong akan lebih baik dengan adanya perubahan sistem pemilihan umum legislatif. “Kami bertekad untuk terus menegakkan prinsip ‘Satu Negara, Dua Sistem’ dan membiarkan rakyat Hongkong memimpin Hongkong dengan standar otonomi yang tinggi,” ujar Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi dalam konferensi pers di sela-sela Sidang Umum Kongres Rakyat Nasional (NPC) di Beijing, Minggu (7/3).

Menurut Wang Yi, perubahan sistem pemilu di Wilayah Administrasi Khusus Hongkong (HKSAR) yang mengarah pada perbaikan tersebut sangat diperlukan sebagai tanggug jawab konstitusional NPC. Dalam aturan perbaikan tersebut, HKSAR harus menerapkan prinsip patriotisme dalam menjalankan roda pemerintahan di Hongkong sesuai prinsip Satu Negara, Dua Sistem.

Komite Pemilu HKSAR akan menjadi bagian integral dalam sistem pemilu di Hongkong nanti. Hal ini yang menimbulkan kekhawatiran beberapa pihak asing atas terganggunya iklim demokrasi di Hongkong.

“Hongkong tidak menikmati demokrasi selama pemerintahan kolonial. Sejak kembali ke pangkuan Tanah Air 24 tahun lalu, tidak ada yang lebih peduli tentang perkembangan demokrasi Hongkong,” sanggah Wang yang juga anggota Dewan Negara Tiongkok.

Justru menurut dia, kekacauan berhasil diatasi oleh pemerintah Hongkong yang memberikan perlindungan kepada masyarakat setempat dan investor asing. “Tidak boleh orang ngomong cinta Hongkong tapi tidak cinta tanah air,” ujarnya.

Oleh karena itu, politikus yang mencalonkan diri sebagai pejabat publik atau anggota legislatif di Hongkong harus mengucapkan sumpah setia kepada Tiongkok sebagaimana draf perubahan Pemilu Hongkong yang sedang dibahas NPC. “Kami yakin masa depan Hongkong akan lebih baik lagi,” ucap Wang.

Sebelumnya otoritas Hongkong telah menahan dan menyidangkan beberapa aktivis atas tuduhan perbuatan makar. Beberapa utusan Hongkong, termasuk Kepala Eksekutif HKSAR Carrie Lam juga turut hadir dalam sidang parlemen tahunan yang digelar di Beijing mulai Kamis (4/3).

Selama Hongkong dapat menerapkan Undang-Undang Keamanan Nasional, memastikan pemimpin berjiwa patriotis yang mengatur Hongkong dan secara aktif mengintegrasikan pembangunan dengan pemerintah pusat, maka kesejahteraan rakyat Hongkong akan lebih terjamin. Dan, prospeknya lebih baik lagi. Demikian unggahan status Carrie Lam di akun Facebook.(JPC)