Sepekan Lebih Peninjauan Pemkab ke Bencana Batulawang, Kok Belum Ada Relokasi

TINJAU: Plt Bupati bersama Polres Cianjur dan dinas terkait melakukan peninjauan lokasi bencana pergerakan tanah di Batulawang. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Desa Batulawang Kecamatan Cipanas berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur segera merealisasikan rencana terbaik yang telah dikomunikasikan sebelumnya untuk merelokasi para korban bencana alam pergerakan tanah di lokasi tersebut.

Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi mengatakan, lebih dari sepekan setelah peninjauan Pemkab bersama Polres Cianjur beberapa waktu lalu, hingga saat ini rencana relokasi warga terdampak belum ada.

Padahal menurut Nanang, pemerintah Desa sendiri hingga saat ini telah berupaya melakukan koordinasi bersama dinas terkait dan Pemkab Cianjur untuk segera mewujudkan keinginan warga di lokasi bencana itu.

“Senin pekan kemarin kami dari pemerintah Desa telah dipanggil oleh Pemkab Cianjur dan melakukan komunikasi bersama sejumlah dinas terkait. Namun memang hingga saat ini belum ada realisasi khususnya untuk merelokasi para pengungsi atau warga yang terdampak bencana alam,” kata Nanang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (8/3/2021).

BACA JUGA : Forkopimda Akan Relokasi Korban Bencana Batulawang

Selain itu, Nanang menyebut, untuk warga atau jumlah kepala keluarga yang terdampak hingga saat ini sangatlah bersyukur karena tidak ada penambahan. Namun untuk bangunan yang sangat terancam, intensitasnya terus bertambah.

“Ya mudah-mudahan sih Kang tidak ada penambahan lagi, dan bagi warga yang terdampak bisa segera direlokasi dengan terpenuhi kebutuhannya,” harapnya.

Lebih lanjut Nanang menambahkan, untuk jumlah retakan atau pergerakan tanah dari hulu hingga ke hilir itu hingga saat ini masih mengalami penambahan. Tetapi ia menegaskan, bahwa untuk korban jiwa itu tidak ada.

“Alhamdulillah untuk korban jiwa akibat bencana alam hingga saat ini tidak ada. Tapi untuk jumlah retakan atau pergerakan tanah tiap hari juga ada. Apalagi jika kondisi cuaca ekstrim di sekitar lokasi bencana terjadi,” tandasnya. (dan)