Warga Terdampak Bencana Batulawang Butuh Donasi, Kades: Kami Sangat Terbuka

PENGUNGSI: Sejumlah warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana pergerakan tanah di Desa Batulawang. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sebulan lamanya bencana pergerakan tanah dan longsor di Kampung Sindanglangu Desa Batulawang Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur terjadi.

Kebutuhan pokok maupun peralatan bagi kelangsungan hidup warga di lokasi terdampak pun kian sangat diperlukan. Bagaimana tidak, puluhan rumah beserta penghuninya kini sebagian warga terpaksa diungsikan, guna mengantisipasi situasi yang tak diinginkan terjadi.

Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi mengatakan, atas dasar kondisi saat ini, pemerintah desa (Pemdes) sangat terbuka luas kepada para donatur maupun relawan yang tergabung di sejumlah komunitas dan perorangan, jika hendak menyalurkan bantuannya.

BACA JUGA : Sepekan Lebih Peninjauan Pemkab ke Bencana Batulawang, Kok Belum Ada Relokasi

“Kami terbuka luas bagi komunitas maupun donatur perorangan jika memang akan menyalurkan bantuannya untuk warga terdampak longsor dan pergerakan tanah,” ujar Nanang kepada radarcianjur.com, saat dihubungi kemarin.

Bagi komunitas peduli maupun donatur yang ingin menyalurkan bantuannya, bisa sama-sama berpartisipasi meringankan melalui posko di kantor pemerintah desa ataupun langsung datang ke lokasi pengungsian di Sindanglangu.

“Kami sangat membuka sekali bantuan-bantuan yang akan disalurkan para donatur melalui pemerintah desa. Karena jujur, dari Pemdes sendiri untuk menangani semua hal ini tidak akan mungkin. Tetapi jika sama-sama, insyaallah bisa tertangani,” tuturnya.

Nanang mengaku, hingga saat ini telah ada beberapa komunitas maupun para donatur yang ikut berpartisipasi meringankan warganya yang terdampak itu. Namun untuk realisasi rencana pemkab tempo hari, memang belum ada.

“Warga masih membutuhkan alat-alat emergency seperti peralatan memasak maupun yang lainnya. Karena Alhamdulillah untuk makanan sendiri, dari komunitas maupun donatur termasuk pemerintah desa pun setiap harinya hampir sering ada,” kata dia.

Pihaknya sangat berharap, segala sesuatu yang yang telah dikomunikasikan baik Pemkab maupun dinas terkait bisa segera terealisasi untuk warga terdampak.

“Mudah-mudahan segera ada realisasi dan relokasi bagi para pengungsi yang terdampak bencana ini. Karena kasian juga jika terus dibiarkan seperti ini. Kalau semua dari desa kan, kita cukup terbatas,” tandasnya. (dan)