Satpol PP Gelar Operasi Yustisi di Taman Kreatif Joglo, Hasilnya…

Pelaksanaan operasi yustisidi Kabupaten Cianjur masih gencar dilakukan demi menekan angka penularan Covid 19. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Demi menekan angka penyebaran Covid 19, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar (Satpol-PP) Kabupaten Cianjur masih menggelar Operasi Yustisi Depan Taman Kreatif Joglo Cianjur, tepatnya di Jalan Siliwangi, Jum’at (12/03/2021)

Dalam operasi tersebut masih ditemukan masyarakat yang tidak mematuhi standar protokol Covid-19. Sebanyak 7 orang terkena sanksi tertulis atau sosial, 2 orang terkena sanksi administrasi dan 5 orang terkena sanksi push up.

Ditemui Radar Cianjur, Kanit Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, E.Suherlin membenarkan, pihaknya bersama tim satgas gabungan Covid-19 Kabupaten Cianjur saat ini tengah gencar-gencarnya melaksanakan operasi yustisi secara rutin diberbagai tempat rawan kerumunan.

“Bagi masyarakat yang kedapatan melanggar telah diberikan sanksi administrasi dan sosial. Tujuan nya tak lain dalam rangka menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ” Katanya

Selain itu operasi tersebut dilakukan sesuai surat Instruksi Kemendagri Nomor 3 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Cianjur, Nomor 443.1/Kesra/2021 tentang pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) plus.

“Yah, Dalam rangka menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) mikro.” Tuturnya.

Menurut nya, operasi yustisi dan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) telah banyak digelar ditingkat Satgas Forkopincam hingga tingkat desa. Namun, memang tetap saja masih ada yang tidak mengindahkan peraturaan PPKM Mikro sesuai protokol kesehatan (Prokes).

“Bagi warga atau masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, memang disanksi denda harus membayar uang atau disanksi sosial, ” Ungkapnya.

Lanjutnya para pelanggar juga di berikan hukuman membersihkan sarana dan prasarana fasilitas umum atau melakukan hukuman berupa push up.

” Tujuannya sih agar mematuhi kedisiplinan sistem protokol kesehatan (Prokes) dan menggunakan masker dalam beraktivitas kesehariannya, ” Tandasnya. (cr1)