Upaya Perhutani Cianjur Lestarikan Hutan Lindung

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Permasalahan hutan tak hanya dialami daerah lain yang ada di Indonesia. Nyatanya, Kabupaten Cianjur yang memiliki luas 3.614 kilometer persegi dengan berbagai wilayah perbukitan dan hutan, ternyata memiliki masalah yang sama, yakni krisis hutan lindung.

Hutan lindung sangat diperlukan sebagai penampung air yang berada di hulu. Sehingga kondisi hilir khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) tidak terdampak banjir di saat musim hujan tiba.

Perlu rehabilitasi dan reboisasi terhadap lahan atau hutan gundul. Upaya tersebut pun dilakukan Perhutani Cianjur.

“Jadi kedepannya kami melakukan kegiatan yang namanya rehabilitasi hutan lindung (RHL) yang kegiatannya itu melakukan penanaman, yang statusnya itu pengkayaan yang ada di hutan hutan lindung,” ujar ADM/KKPH Perhutani Cianjur, Prasetyo Lukito.

Diharapkan nantinya karena di wilayah Cianjur ini hutan lindungnya cukup banyak, depan nanti akan terjadi kondisi hutan lindung yang lebih konsumtif bisa menjalankan fungsinya sebagai hutan lindung. Juga lingkungan di wilayah menjadi lingkungan yang lebih baik.

Tak kurang dari 1.147.000 pohon sudah ditanam oleh Perhutani Cianjur. Hal tersebut bisa menjadi contoh dan mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Pohon yang kami tanam yakni tanaman lokal seperti puspa rasamala, dan mahuni. Jadi kami terus mempertahankan yang ada di Cianjur. Suatu saat saya yakin di Cianjur itu yang namanya rasamala akan menjadi ikon yang lebih luas lagi untuk penanaman,” tutupnya. (kim)