Sindikat Buku Nikah Palsu Ditangkap, Kemenag Minta Usut Tuntas

RADARCIANJUR.com- Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap sindikat pemalsuan buku nikah. Terdapat 7 tersangka yang diamankan akibat kasus tersebut.

Atas hal tersebut, Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Ishfah Abidal Aziz, atas nama Kementerian Agama (Kemenag) memberikan apresiasi atas pengungkapan sindikat buku nikah palsu tersebut.

“Kami memberikan dukungan dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Metro Jakarta Utara atas pengungkapan kasus sindikat buku nikah palsu yang sudah meresahkan masayarakat ini,” ungkap dia dalam keterangannya, Rabu (17/3).

Pihaknya pun mengharapkan kasus ini dapat diusut tuntas hingga ke akarnya. Sebab, kasus ini termasuk tindakan yang meresahkan pemerintah, khususnya Kantor Urusan Agama (KUA) yang berada di bawah Kemenag.

“Kami berharap kasus ini bisa terus dikembangkan sehingga tidak ada lagi kasus pemalsuan buku nikah ini,” imbuhnya.

“Kepada masyarakat kami mohon dan imbau untuk tidak sembarangan menerima buku nikah. Jangan mudah tergiur oleh pihak yang mengiming-iming kemudahan dalam pengurusan buku nikah. Pemalsuan buku ini jelas salah dan melanggar hukum,” sambung dia.

Seperti diketahui, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif mengatakan bahwa sindikat buku nikah diketahui atas adanya transaksi penjualan buku nikah palsu di kawasan rumah susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Diketahui, buku nikah palsu tersebut dipesan melalui salah seorang sindikat dengan harga per pasang buku nikah palsu sebesar Rp 1 juta dan kemudian dijualnya kepada pemesan Rp 3,5 juta.(jpc)