Dua Hari 1.500 Lansia Kabupaten Cianjur Jalani Vaksinasi Massal

ANTUSIAS: Masyarakat lanjut usia (lansia) menjalani vaksinasi perdana di area olahraga BCNY Jalan Arif Rahman Hakim, Solokpandan Kecamatan Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Vaksinasi kembali dilaksanakan di Kabupaten Cianjur. Kali ini menyasar sejumlah masyarakat lanjut usia (lansia) yang bertempat di arena olahraga BCNY Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur. Kurang lebih sebanyak 1.500 selama dua hari yakni Senin (22/3) dan Selasa (23/3). Selain lansian, vaksinasi turut dilakukan kepada 300 calon jamaah haji Kabupaten Cianjur.

Pada pelaksanaan vaksinasi ini, ternyata diluar target. Pelaksanaan di hari pertama kurang lebih hingga 900 orang. Sehingga sempat terjadi penumpukan peserta vaksinasi. Meskipun melebihi target, hal tersebut sangat diapresiasi karena antusias lansia yang ingin divaksin.

“Posisi saat ini kita lihat sangat banyak yang datang, mungkin karena antusias dari lansia yang ingin divaksin, karena lansia sangat beresiko tinggi selain tenaga kesehatan itu lansia,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.

Tim yang menangani vaksinasi pun tidak hanya dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur. Turut serta tim dari RSDH, RSUD Sayang, RS Bhayangkara, IDI, IBI, PPNI dan khusus tim yang melayani jamaah haji.

“Ini jadi membeludak kemungkinan dari mulut kemulut, karena hanya dua kecamatan yang melaksanakan untuk vaksinasi yakni Cianjur dan Karangtengah serta penjaringan kita serahkan ke tiga puskesmas. Ya meskipun sempat ada masalah penumpukan, tapi berhasil ditangani oleh tim yang turut membantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Hetty (73) asal Kelurahan Sayang yang mengikuti vaksin mengungkapkan, dirinya tidak merasakan apapun setelah menjajalani vaksinasi. Meskipun hanya sedikit merasakan sakit pada saat disuntik.

“Tidak merasakan apa-apa, tadi saja pas disuntik kerasanya. Tapi sekarang tidak ada yang dirasa, semoga saja semakin baik,” harapnya.

Dari hasil pengamatan RADARCIANJUR.com, tidak didapati lansia yang terbaring pasca divaksin atau dalam observasi. Tempat penanganan atau tempat tidur medis pun kosong. Beberapa lansia terlihat baik-baik saja, bahkan beberapa diantaranya langsung kembali pulang setelah menjalani observasi. (kim)