Gara-gara Ini, 1800 Warga Warungkondang Mundur dari Kepesertaan PKH

Camat Warungkondang, Sukmawati memasang label warga miskin di rumah pemanfaat PKH. Foto Fadilah Munajat/ Radar Cianjur

RADARCAIANJUR.com – Sebanyak 1800 warga pemanfaat PKH dari total 4822 memilih mundur dari kepesertaan PKH karena tak mau rumahnya diapasang label bertuliskan warga miskin.

Camat Warungkondang Sukmawati mengatakan, label yang dipasang berupa tulisan Keluarga Miskin atau Keluarga Tidak Mampu di tembok atau dinding bagian depan rumahnya.

“Label tulisan ini bukan dalam bentuk stiker, tapi dicat langsung dengan cat pilok sehingga tidak bisa dilepas,” kata Sukmawati Senin (22/3/2020)

Sukmawati mengatakan, secara keseluruhan warga pemanfaat di kecamatan Warungkondang ada 4822 penerima dan saat ini 1800 telah mundur dari peserta PKH

“Alasnya rupa rupa, ada yang malu karena rumahnya akan dipasang label dan ada juga yang telah merasa mampu,” ujarnya

Menurutnya, dengan memberikan label keluarga tidak mampu ini, maka akan ada transparansi mengenai siapa saja keluarga yang menerima bantuan PKH.

”Seluruh warga desa, bisa mengetahui siapa saja yang mendapat program PKH,” katanya.

Sukmawati menyatakan, program labelisasi ini dimaksudkan agar program PKH bisa tepat sasaran

“Di pasang label ini, agar program PKH yang dilaksanakan bisa lebih tepat sasaran,” katanya. (dil)