Polisi Yakin Ustad H Tidak Punya Keahlian Menggandakan Uang

Ustad berinisial H di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diduga melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang.

RADARCIANJUR.com– Ustad berinisial H di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diduga melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang. Polisi menduga, pelaku sebetulnya tidak memiliki keahlian yang membuatnya viral di media sosial tersebut.

“Menurut saya, (pelaku) nggak punya keahlian ya,” kata Kapolsek Babelan, Kompol Ghulam saat dihubungi, Senin (22/3).

Kendati demikian, penyelidikan kasus ini masih terkendala oleh tidak adanya laporan polisi. Saat ini korban dari penipuan pelaku belum ada satu pun yang melapor.

“Kita butuh waktu untuk mencari calon korban yang mau melapor. Kadang-kadang orang nggak mau melapor karena kan kerugian kecil,” jelas Ghulam.

Sebelumnya, viral seorang pria yang dipanggil ustad melakulan penggandaan uang di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, pelaku berpenampakan kulit sawo matang, dengan rambut gondrong. Saat beraksi, dia memakai peci warna hitam dengan logo kujang.

Dia terlihat memakai kaos panjang berwarna abu-abu. Di juga memakai kalung dengan liontin mirip batu akik, serta jam tangan di lengan sebelah kiri. Aksi penggandaan uang ini dilakukan di depan rumah pelaku, disaksikan oleh beberapa orang dewasa.

Mulanya pelaku mengeluarkan segumpal kain warna hitam dari kotak kecil warna perak, lalu dibungkus oleh 2 kertas putih. Selanjutnya, benda itu dimasukan ke dalam kotak hitam, dan ditutup.

Pelaku kemudian mengambil kotak berwarna coklat. Saat dibuka, ada benda berisi mirip jenglot di dalamnya. Kotak itu diletakan di atas kotak hitam berisi kertas putih. Setelah itu, pelaku memulai ritualnya.

Tak lama dari itu, pelaku membuka kotak hitam tersebut, hasilnya sudah dipenuhi dengan uang pecahan Rp 100 ribu. Pelaku mengeluarkan uang itu dan disebar di lantai. Setelah uang yang dikeluarkan cukup banyak, warga yang menyaksikan membungkus uang itu ke dalam plastik hitam besar.(jpc)