Terguling di Ciloto, Sopir Truk Pengangkat Bihun Meninggal Dunia

Kecelakaan tunggal terjadi menimpa sebuah truk bermuatan bihun yang terguling di Jalur Puncak Cipanas. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Sopir truk yang tergencet bagian kepala kendaraan bermuatan bihun, yang terguling di Jalur Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (20/3/2021) pagi itu, dikabarkan meninggal dunia setelah beberapa saat pasca kejadian.

Beruntung, sang kernet truk boks bernopol B 9340 QL tersebut, menurut informasi, selamat dan hanya mengalami luka ringan serta sedikit shock.

“Jadi setelah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Cimacan ini pun, sopir kecelakaan tunggal Sabtu kemarin itu sudah meninggal dunia,” ujar Humas Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Cimacan, Hendrawan saat dikonfirmasi radarcianjur.com, Senin (22/3/2021) pagi.

Sejak kemarin pun, kata Hendrawan, jasad sopir maut di Jalur Ciloto Cipanas itupun telah dibawa pihak keluarga ke Jakarta.

BACA JUGA : Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Bihun Terguling di Jalur Puncak Cipanas, Sang Supir Terjepit

“Sudah dibawa ke Jakarta kang, tapi kalau untuk domisili secara pasti, kami tidak tau,” ujarnya.

Dari keterangan dan dugaan warga sekitar di lokasi kejadian, sebelumnya dikabarkan, kecelakaan tersebut terjadi diduga karena rem truk tidak berfungsi dengan baik. Sehingga kendaraan truk itu terguling. Akibatnya sang sopir terjepit bagian depan badan kendaraan.

“Betul kang ada kecelakaan di Jalur Ciloto Cipanas. Namun belum diketahui secara pasti bagaimana keadaan terkini dari kecelakaan tersebut,” ujar Kepala Desa Ciloto, Marwan, Sabtu (20/3/2021).

Salah seorang warga setempat yang tak jauh dari lokasi kejadian, Axel (35), mengatakan, lokasi kecelakaan itu terjadi tepatnya di dekat sebuah bengkel motor di Jalan Ciloto.

Lokasi tersebut merupakan turunan curam karena saat kondisi jalan dipotong oleh sungai di bagian bawah.

“Kemungkinan karena rem blong kang. Sang sopir pun terjepit badan mobil yang memang rusak parah,” kata Axel.

Dibantu warga dan pihak kepolisian sang sopir telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD terdekat.

Namun belum diketahui pasti bagaimana kondisi pria yang berumur sekitar 50 tahun itu. (dan)