Masih Ada Parkir Liar di Cianjur, Plt Bupati: Saya Malu

BIANG MACET: Kendaraan umum berhenti bahkan terparkir tepat di depan rambu dilarang berhenti. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Penertiban kendaraan yang berhenti sembarangan dan parkir bukan pada tempatnya, sudah cukup berhasil dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur.

Meski pun sudah ditertibkan, namun beberapa lokasi masih kedapatan beberapa kendaraan seperti kendaraan umum berhenti bahkan parkir sembarangan.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman pun menyoroti terkait masih terdapatnya kendaraan, terlebih angkutan umum yang berhenti sembarangan.

Dirinya pun meminta kepada Dishub Kabupaten Cianjur agar bisa melakukan penertiban seperti di depan Pasar Muka, Kecamatan Cianjur yang saat ini sudah terbebas dari kendaraan yang parkir ilegal.

“Harus ditertibkan, masih banyak ditemui. Padahal di tempat kendaraan terparkir tersebut sudah ada rambu dilarang berhenti,” ujarnya.

Bahkan, dirinya merasa malu dengan kondisi lalulintas yang kerap ditemuinya. Terlebih saat kedatangan tamu dari luar kota Cianjur.

“Sebagai Bupati Cianjur, saya malu. Apalagi tamu dari luar Cianjur melihat kondisi ini, padahal sudah ada tanda dilarang berhenti,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Santri ini pun tidak hanya menugaskan, namun turut memberikan apresiasi atas kinerja Dishub Kabupaten Cianjur mengenai penertiban parkir ilegal.

“Sudah bagus di beberapa tempat ditertibkan parkir liarnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalulintas Dishub Kabupaten Cianjur, Muhamad Iqbal Safaruddin menjelaskan, saat ini sudah ditindak langsung oleh pihaknya.

“Iya kang, memang jadi perhatian beliau dan kami langsung menindaklanjutinya dengan menempatkan petugas untuk menertibkan dan mengimbau agar tidak parkir sembarangan,” paparnya.

Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan aparat Kepolisian yakni Satlantas Polres Cianjur untuk menindak kendaraan yang masih parkir di sembarang tempat.

“Sudah (koordinasi, red) dan pasti kita tindak tegas bersama kepolisian,” tutupnya. (kim)