Ruang Isolasi di Kabupaten Cianjur Mulai ‘Ditinggalkan’ Penyitas

Vila Bumi Ciherang Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur yang menjadi tempat isolasi pasien positif Covid-19. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Tempat isolasi penyitas Covid-19 di Kabupaten Cianjur saat ini sudah berkurang. Bahkan di masing-masing tempat hanya terisi 30 orang. Seperti halnya di Vila Bumi Ciherang dan BBPK Ciloto dengan total dua tempat tersebut sudah 60 orang.

Selama periode Januari 2021 hingga saat ini, penurunan hunian isolasi hingga 60 persen. Bukan hanya tempat isolasi, di beberapa rumah sakit yang ada di Kabupaten Cianjur pun turun hingga 37 persen.

“Karen ketika ada lebih di satu tempat kita harus over ke tempat lain. Saat ini kurang lebih ada 30 orang di masing masing tempat isolasi. Jadi ada 60 yang diisolasi,” ujar Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.

“Dan memang ini diikuti oleh rumah sakit, di rumah sakit juga sudah ada penurunan dapat terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit, khususnya tempat tidur rumah sakit sama ICU,” sambungnya.

Selain itu, lanjutnya, kasus aktif penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur relatif landai dan tidak terjadi pelonjakan.

“Untuk tingkat penyebaran ini untuk kasus aktifnya dari minggu kemarin sampai sekarang relatif masih landai, dan cenderung menurun bila dibandingkan dengan priode satu minggu sebelumnya,” paparnya.

Yusman menambahkan, saat ini memang sudah mulai ada penurunan kasus yang signifikan dari satu priode ke priode berikutnya. Hal ini disebabkan oleh adanya PPKM secara masif di Jabar.

“Sehingga membantu per kabupaten atau kota juga. Untuk kesadaran masyarakat cenderung lebih meningkat saat ini walaupun memang masih banyak kita temui kasat mata juga beberapa pelanggaran di masyarakat khususnya tentang prokes,” jelasnya.

“Itu kasus aktifnya menurun kurang lebih di angka 400 dan dari sebelumnya lebih dari segitu,” tutupnya. (kim)