BPP Warungkondang Perkenalkan 3 Jenis Varietas Padi Baru

BIMTEK: BPP Kecamatan Warungkondang mengadakan acara Bimtek petani untuk mensosialisasikan padi jenis baru. Foto:Dok BPP Warungkondang

RADARCIANJUR.com – Ada jenis varietas padi baru diperkenalkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Warungkondang Cianjur. Padi Siliwangi, Mantap dan Infari 45 ini dipaparkan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) di kantor BPP Warungkondang, Sabtu (27/3).

Acara dengan tema budidaya varietas unggul baru spesifik lokasi Badan Litbang ini dihadiri oleh Kepala BPP Warungkondang, perwakilan penyelenggara Balai Pertanian Sukamandi Kabupaten Subang serta perwakilan petani Warungkondang.

Kepala BPP Kecamatan Warungkondang Fitri mengatakan, kegiatan tersebut untuk memperkenalkan varietas unggul padi jenis baru kepada petani. “Biar menambah pengetahuan buat para petani juga, jenis padi baru diantaranya padi Siliwangi, Mantap serta Infari 45,” kata Fitri.

Menurutnya, kualitas tiga jenis padi baru ini disosialisasikan, yang tidak kalah dari jenis padi pada umumnya Secara ekonomi juga jenis padi baru ini dapat menguntungkan bagi petani. “Jenis padi yang kami tawarkan sangat menguntungkan, baik itu dari waktu tanam yang lebih singkat, kualitas yang lebih baik dan hasil yang meningkat,” tuturnya.

Selain itu menurut Fitri, acara tersebut sebagai momentum untuk memberikan pengetahuan serta mendorong semangat bagi petani milenial. “Alhamdulillah peserta yang menghadiri tak hanya dari kalangan petani yang sudah berumur dan berpengalaman, tapi petani yang baru terjun dan umurnya masih muda pun ikut di acara ini, dan harus kita apresiasi,” ungkapnya.

Salah satu petani milenial, Nazar (30) warga Kampung Bojongkoneng Desa Cikaroya Warungkondang mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan banyak pengetahuan untuk menjadi petani yang baik dan berkontribusi dalam ketahanan pangan.

“Sangat baik sekali, banyak ilmu pertanian yang saya dapatkan. Memang acara ini harus sering dilakukan oleh pemerintah karena sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Lanjut Nazar, kedepannya ada tindak lanjut penanaman padi jenis baru di lahan peserta kegiatan ini. “Harapan saya setelah kegiatan ini ada tindak lanjut dari BPP Warungkondang, karena materi tanpa praktek tidak bagus,” tandasnya.(cr1)