Bom Bunuh Diri, Menko PMK: Kecam Terorisme, Apalagi di Tempat Ibadah

RADARCIANJUR.com-Aksi terorisme kembali terjadi di tempat ibadah, tepatnya di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3) kemarin. Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.26 WITA, di mana bom meledak akibat tindakan bunuh diri.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sangat mengecam keras aksi terorisme yang dilakukan, terutama di tempat ibadah. Apalagi, kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban.

“Saya sangat mengecam keras tindakan terorisme, apalagi sampai itu dilakukan di tempat-tempat ibadah,” ujar Muhadjir, Senin (29/3).

Ia meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut. Bahkan, bila perlu melibatkan pihak-pihak terkait agar mempercepat penyelidikan sehingga latar belakang tindakan maupun pelaku dapat diketahui.

Namun terlepas dari itu, Muhadjir berharap masyarakat tidak langsung terpancing dan tetap tenang dalam menjalankan ibadah. Ia hanya mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui terdapat hal-hal yang mencurigakan.

“Kejadian ini tentu harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Aksi terorisme termasuk bom bunuh diri bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi dapat mengancam jiwa dan keselamatan banyak orang. Hal ini sangat dikecam oleh agama dan dibenci oleh Tuhan,” tandas Muhadjir.

Sebagai informasi, aksi terorisme tersebut dilakukan oleh dua pelaku bom bunuh diri. Selain mengakibatkan pelaku tewas, kejadian ini juga menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Korban luka berat dan luka ringan berjumlah 20 orang.(jpc)