Baku Tembak di Mabes Polri, Saksi : Yang Cewek Meninggal, Yang Cowok Ngumpet

Baku tembak di Mabes Polri satu terduga teroris tewas ditembak (ist)

RADARCIANJUR.com – Terjadi baku tembak di dalam Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan Rabu sore (30/3). Diduga baku tembak terjadi antara polisi dengan terduga teroris.

Dari video yang beredar, terdengar suara baku tembak antara anggota polisi dengan seorang yang berbusana mirip perempuan yang diduga teroris. Dari baku tembak itu pelaku yang berpakaian baju hitam itu pun tergeletak.

Orang tersebut diduga tewas tertembak saat peristiwa baku tembak dengan pihak kepolisian di Mabes Polri.

Pengamanan Mabes Polri pun diperketat usai peristiwa ini, dilansir dari rmol.id. Jenazah terduga teroris itu masih tergeletak di dekat gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, tepatnya tak jauh dari ruang kerja Kapolri.

Petugas berpakaian lengkap penjinak bom melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan benda yang dibawanya yang menyerupai senjata api jenis pistol.

Pantauan di sekitar Gedung Mabes Polri aparat keamanan berpakaian lengkap warna hitam menyisir area markas Korps Bhayangkara. Tampak mobil ambulans sudah siap mengangkut jenazah yang meninggal ditembak.

Meski demikian, terkait sosok perempuan yang tertembak, polisi belum memberikan keterangan apakah termasuk terduga teroris yang ditahan atau datang dari luar.

Polisi hingga saat ini terus melakukan penyisiran di seluruh tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga menyisir seluruh orang tak dikenal yang saat ini berada di Mabes Polri.

Saat dikonfirmasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan memberikan keterangan kepada pers. “Ya nanti saja,” kata Sigit seperti dikutip PojokSatu.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas parkir di kawasan Mabes Polri, Ari mengungkapkan, diduga terduga teroris yang ditembak aparat kepolisian berjenis kelamin perempuan.

“Teroris yang cewe meninggal ditembak,” ujar Ari.

Ari menduga, kawanan teroris yang memasuki markas Korps Bhayangkara itu berjumlah dua orang. Satu terduga teroris lainnya berjenis kelamin laki-laki. “Terorisnya dua, cowoknya ngumpet nih enggak tahu dimana,” cetus Ari.

Ari mengakui, terdengar suara tembakan dari dalam Kompleks Mabes Polri. Ia pun kaget mendengar suara tembakan itu.

“Awalnya sekali kencang, saya dalam mobil langsung keluar. Ini orang iseng atau apa. Nggak mungkin ya kan orang di Bareskrim, enggak mungkin orang main petasan, ternyata bener tembakan,” pungkas Ari.

(jpg)