Cianjur Tak Butuh Impor Beras

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Impor beras yang akan dilakukan pemerintah pusat, ternyata belum cocok dan pas. Pasalnya, di beberapa daerah di Indonesia stok beras masih mencukupi. Seperti halnya Kabupaten Cianjur bahkan untuk satu tahun kedepan.

Bahkan, Kabupaten Cianjur tidak memerlukan stok untuk impor beras sama sekali, bahkan melebihi kebutuhan atau surplus.

“Cianjur surplus kita melebihi (kebutuhan, red). Tidak perlu (impor beras, red) kita. Selagi bisa kita makan hasil sendiri. Semoga para petani lebih makmur,” ujar Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Bulog Sub Divre Cianjur, Sandy Tio Pratama menjelaskan, stok beras saat ini ada sekitar 3500 ton beraas. Dan, itu bisa memenuhi kebutuhan dan masih aman.

“Kebutuhan di kita menyesuaikan kan kita cadangan itu untuk cadangan pemerintah daerah, bencana, kadang bansos, cukup 3000-an itu sampai September-Oktober itu cukup,” paparnya.

Ia berharap, pada masa panen seperti ini, para petani atau penggiling gabahau bermitra bersama Bulog dalam penyerapan gabah untuk memenuhi cadangan beras pemerintah.

“Sepanjang tahun kami menyerap gabah dan beras silakan siapapun yang mau berpartisipasi putuk memenuhi cadangan pemeringah kami buka setiap tahun,” jelasnya.

Sandy mengungkapkan, serapan gabah dari petani tergantung jumlah hasil panen dan kadang tidak sama setiap tahunnya. Namun, ia memastikan Cianjur tidak akan kekurangan beras.

“Kalau dulu kita bisa sampai 10 ribuan stok kita, tapi selama setahun 3500 samapai 4000 cukup selama satu tahun. Tapi itu akan bertambah karena sekarang panen dan akan terus menyerap dari penani jadi tidak akan kekurangan,” tutupnya. (kim)