Pasca Kasus Penyalahgunaan DD, Camat Cipanas Warning Para Kades

Camat Cipanas, Latip Ridwan. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pasca penetapan tersangka dan penahanan mantan kepala desa (Kades) Cimacan berinisial DS dalam kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) selama menjabat di tahun 2014 – 2019 lalu, Camat Cipanas Latip Ridwan, kini lebih mewanti-wanti seluruh Kades yang saat ini memimpin agar tidak “bermain” dalam pengalokasian anggaran desa, yang bisa menjerat ke ranah hukum.

“Penyerapan anggaran desa itu harus tetap Istiqomah dan dijalankan sesuai aturan serta regulasi yang ada,” ujar Latip Ridwan saat ditemui di rumah dinas (Rumdin) Camat belum lama ini.

Ia juga menegaskan, bahwa seluruh Kades mesti bisa bekerja dengan baik sesuai peratruran perundang-undangan tentang Desa.

“Tolong DD dan ADD dilaksanakan dengan benar. Semangat pemerintah untuk membangun dari wilayah sangat luar biasa, jadi tolong jalankan dengan benar,” ujarnya.

Selanjutnya, ia meminta kepada para Kades untuk bisa melaksanakan pengalokasian anggaran tersebut mendahulukan mana yang lebih penting sesuai instruksi dari kementerian desa.

“Itu kan harus dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat. Makanya jangan sampai bermain-main,” kata dia.

Lebih lanjut ia menambahkan, Pemerintah kecamatan pun akan mengawal dan mengawasi setiap proses pelaksanaan pengalokasian anggaran desa yang nantinya bisa bermanfaat bagi warga itu.

“Jadi dengan sama-sama kita mengawal, mudah-mudahan realisasi alokasi dana desa bisa sesuai harapan warga. Terlebih yang telah disampaikan Menteri Desa pada saat ke Cianjur waktu itu,” pungkasnya. (dan)