Pergerakan Tanah di Cipari Sukaresmi Kembali Terjadi, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Pergerakan tanah di Kampung Cipari, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi. Foto: Dokumentasi For Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Bencana pergerakan tanah kembali melanda Kampung Cipari, Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, sejak Senin (8/2/2021) lalu hingga saat ini.

Menurut informasi yang diterima, akibat dari peristiwa itu, belasan rumah warga terdampak, hingga menyebabkan para penghuninya mengungsi ke rumah-rumah kerabat yang lebih aman.

Kepala Desa Rawabelut, Syarip Hidayat menyebutkan, pergerakan tanah yang terjadi dipicu karena intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sehingga sekitar 16 rumah terdampak, termasuk 84 warga terpaksa mengungsi.

“Pergerakan tanah terjadi di beberapa titik, mulai dari jalan hingga perkampungan,” ujar Syarip kepada radarcianjur.com.

Syarip mengatakan, kejadian pergerakan tanah seperti ini memang sudah sering terjadi sejak 2014 silam, ketika musim hujan tiba. Namun saat ini pergeseran tanah tersebut kondisinya terasa semakin parah.

“Kejadian pergeseran tanah sebetulnya sudah sejak lama terjadi. Jadi setiap tahun itu retakannya sedikit demi sedikit, hingga sekarang kondisinya makin parah seperti ini,” kata dia.

Syarif menuturkan, kejadian pergeseran tanah saat ini lebih parah, karena lebar retakan sudah sedalam 30 sampai 50 sentimeter dan diperkirakan telah melanda tiga hektar tanah di desa ini.

“Kebetulan kejadian yang terbaru itu kemarin Minggu sekitar jam 15.00 Wib dan sampai saat ini pergerakan tanah masih terus bergeser sedikit demi sedikit,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dari 16 rumah yang terdampak itu, meliputi 25 KK. Pasalnya per rumah ada yang terdiri dari dua hingga tiga KK.

“Mereka yang rumahnya terancam dan terdampak sudah diungsikan ke rumah keluarganya di tempat lain yang lebih aman. Sebetulnya, kami juga sudah menyediakan tempat pengungsian di Balai Desa Rawabelut dan beberapa sekolah, namun mereka lebih memilih ikut bersama keluarganya,” pungkas Syarip. (dan)