Maling Ukiran Kayu Terekam CCTV, Nyaris Diamuk Warga

RADARCIANJUR.com – Peristiwa pencurian ukiran kayu jati terjadi di toko Murah Jati Furniture di jalan Siliwangi, Kampung Warungkiara RT 03 RW 09 Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur terekam kamera pengawas atau CCTV, Rabu (31/03/2021).

Menurut Informasi yang dihimpun Radar Cianjur, aksi nekat pencuri tersebut baru diketahui karyawan toko tersebut dengan melihat rekaman CCTV menjelang siang dan mendapati sejumlah produk ukiran kayu sudah raib di bawa maling tersebut.

Ditemui Radar Cianjur, Saksi yang merupakan Karyawan toko tersebut Muhammad Rafi (21) menuturkan, Kejadian kehilangan barang di tokonya telah terjadi sebanyak tiga kali dan kejadiannya berlangsung pada malam hari menjelang pagi.

“Memang kejadiannya sudah berlangsung ke 3 kalinya sampai pelaku tertangkap. Untuk yang ke 3 kelihatan di CCTV nyurinya sekitar pukul 02.30,” katanya kepada Radar Cianjur, Kamis ( 01/03/2021).

Setelah mendapati identitas pelaku, ia bersama majikannya langsung menangkap pelaku di kediamannya yang tak jauh dari lokasi toko tersebut.

“Langsung aja kita datangin ke rumah pelaku. Majikan saya yang langsung nangkap pelaku,” tuturnya.

Mendapati salah seorang pencuri telah di tangkap warga kemudian warga mencoba untuk menghakimi. Namun hal tersebut dapat di cegah pemilik toko dengan langsung membawanya ke pihak berwajib.

“Beruntung majikan saya masih punya hati, kasihan sama pelaku mau dipukul in warga ramai-ramai. Jadinya langsung di bawa aja ke Polsek terdekat,” terangnya.

Menurut pemilik toko tersebut, Akbar (35) dalam melakukan aksinya pelaku selalu mengakali dengan menutupi kamera CCTV agar tidak diketahui identitasnya.

“Kejadian pertama kehilangan pelaku menutup CCTV menggunakan celana kolor, lalu kejadian ke 2 menggunakan dengan kaos dan yang ke 3 pelaku menutupi CCTV menggunakan celana dalam. Kalau di total 10 barang udah diambil,” ungkapnya.

Menurut Akbar, pelaku dapat diketahui identitasnya sehingga dapat di tangkap setelah kejadian pencurian yang ke 3.

“Untuk pencurian yang ke 3, pelaku gak sadar kalau ada CCTV lainnya yang rekam ia pas ngambil barang saya, ” bebernya.

Lanjut Akbar, Pelaku diketahui bernama piarahman (35) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci steam di daerah tersebut.

Menurutnya, pelaku dikenal sopan, pendiam dan ramah serta tidak memperlihatkan gelagat mencurigakan.

” Gak nyangka aja anaknya baik, sopan terus merantau ke sini jauh-jauh dari Cianjur selatan. Kerjaan nya juga jelas gak pengangguran, ” ucap Akbar.

Selain itu menurut Akbar, barang yang dicuri dari tokonya oleh tersangka tidak semua kembali karena sebagian telah dijual.

” Untuk barang yang ada di rumahnya gak lengkap, sebagian udah dijual ke penadah. Saat ini penadahnya lagi di cari sama pihak berwajib, ” tandasnya.

Akibat pencurian tersebut diketahui kerugian yang dialami toko furniture tersebut mencapai angka juta an rupiah. (cr1)