Alih Fungsi Jadi Cafe, Kantor Pemasaran Hotel di Ciloto Disegel Lagi

Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) kembali melakukan penyegelan dalam pengawasan, karena diduga melanggar peraturan daerah tentang izin usaha pariwisata nomor 1 2019 3/2020 terkait penyelenggaraan trantibum atau salah peruntukan, belum lama ini.

“Kami datang ke sini itu dalam rangka mendampingi rombongan Komisi A DPRD Cianjur, yang mana bertugas mengawasi adanya bangunan hotel yang diduga masih belum ada perizinannya, dan mesti dilengkapi,” ujar Kepala Bidang Sistem Informasi, Peningkatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan, Ayi Reza Addairobi kepada radarcianjur.com.

Selain itu, ia menyebutkan, terkait izin kelebihan bangunan hotel selama ini, pihaknya belum bisa menjawab secara pasti. Pasalnya, hal tersebut harus dibuktikan berdasakan fakta dan diukur oleh pihak terkait, apakah memang terdapat kelebihan atau tidak.

“Hal itu bisa dibuktikan berdasarkan fakta. Karena bisa mengatakan bahwa tidak ada kesesuaian itu, secara teknis dibuktikan dengan adanya langkah teknis berikutnya,” kata dia.

Meski begitu, adanya sidak kali ini, ia menegaskan, pihaknya bersama dinas terkait lain hanya pendampingan pengawasan dari rombongan Komisi A DPRD Cianjur.

“Jadi produk izin yang dikeluarkan oleh kami dari dinas perizinan itu untuk dicek ke lapangan. Bahkan sejauh ini secara teknis baru melihat dari bukti-bukti perizinan, belum ke tahap pengukuran bangunan,” kata dia.

Selain itu, untuk AMDAL lalin pun menurutnya sudah dipenuhi semua tinggal yang belum itu sertifikat layak fungsi, dan itupun sedang berjalan. “Sekarang tinggal melengkapi keterkaitan perizinan alih fungsi bangunan yang saat ini dijadikan cafe,” ujarnya.

Sementara itu, pihak pengelola Cafe maupun pemilik Hotel, belum bisa memberikan tanggapannya terkait adanya pelaksanaan penyegelan dalam pengawasan yang dilakukan Satpol-PP bersama dinas terkait tersebut. (dan)