HMI Cianjur Akan Siapkan Posko untuk Nasabah BRI Cianjur

Ketua HMI Cabang Cianjur, Elsa

RADARCIANJUR.com- Maraknya kasus hilang uang nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cianjur menyita perhatian semua pihak. Beberapa pihak pun menyayangkan hal tersebut karena kurangnya sistem keamanan penyimpanan uang di rekening.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur pun turut prihatin. Bahkan harus ditelusuri permasalahan yang sudah sangat merugikan masyarakat tersebut.

Ketua HMI Cabang Cianjur, Elsa mengungkapkan, ia mengingat peristiwa yang sama persis diangkat dalam sebuah kasus posisi, dimana kasus tersebut mengangkat tentang bagaimana kronologi hilangnya uang para nasabah dengan misterius pada sebuah bank yang mempunyai sistem keamanan khusus yang dapat dengan mudah diterobos,

“Kasus hilangnya uang para nasabah tentu harus menjadi catatan bagi pengelola, apalagi setingkat Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang sudah lama berkiprah di dunia perbankan. Bahkan dari rekam jejak yang dihimpun ternyata hilangnya uang nasabah secara misterius bukan terjadi pertama kali, kasus serupa juga beberapa kali terjadi di tahun sebelumnya,” ujarnya.

Lanjutnya, penjelasan yang didapat pada waktu itu menurut Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Hari Purnomo, adanya sejumlah dana nasabah yang hilang sudah ditangani oleh pihaknya. Penyebab hilangnya dana para nasabah BRI tersebut menurut pihak BRI, dugaan sementara disebabkan berbagai faktor, yakni skimming, phising, system error, atau human eror. (sc: kontan.co.id)

“Jika dibandingkan dengan kasus yang pernah terjadi beserta penjelasan yang menjadi kemungkinan penyebab hilangnya uang nasabah secara misterius seperti yang disebutkan di atas, tentunya ini perlu dipertanyakan, bagaimana tingkat keamanan sistem data di Bank BRI yang mempunyai jutaan nasabah di seluruh Indonesia ? apakah ini membuktikan bahwa sistem yang dimiliki bank BRI ini cukup rentan diretas ? hal ini akan sangat merugikan masyarakat, terlebih sekarang menjelang bulan Ramadhan, pasti banyak dari masyarakat yang ingin menggunakan dana simpanannya tersebut untuk kebutuhan selama menjalani ibadah puasa bersama keluarga,” paparnya.

Menurutnya, dalam beberapa kasus sistem error tidak mungkin terjadi begitu saja selama sistem tersebut dimaintenance dengan baik, ataupun apabila ada human error, sudah dipastikan dapat terdeteksi terlebih dahulu sebelum adanya korban dari nasabah, terlebih biasanya untuk dapat mengakses suatu data base berbasis high level security terkait identitas para nasabah dibutuhkan pula akses dari orang-orang tertentu di wilayah tersebut. Kasus ini secepat mungkin perlu diakomodir, karena Ini sudah menjadi isu nasional, perlu diadvokasi.

“Maka dari itu atas keprihatinan dan upaya untuk menuntut kejelasan nasib para nasabah yang jadi korban terlebih di masa pandemi yang serba dibatasi, maka HMI Cabang Cianjur bersedia membuka posko bantuan, untuk menjadi mediator penyelesaian bersama terkait kasus tersebut, yang akan bekerja sama dengan tenaga ahli di bidangnya,” tutupnya. (kim)