Nasabah Berbondong-Bondong Tarik Uang di ATM BRI

TAK MAU JADI KORBAN: Puluhan nasabah BRI Cianjur mengantri untuk mengecek dan menarik uang agar tidak menjadi salah satu korban. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Kasus hilangnya uang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cianjur kembali berdatangan ke kantor bank yang berada di Jalan Adisucipta Kelurahan Sawahgede. Nasabah tersebut melakukan penarikan uang dengan jumlah variatif agar uang nasabah tidak hilang begitu saja di rekening.

Nasabah yang datang rela antri hingga siang hari agar bisa menyelamatkan tabungan yang tersimpan di rekening. Asep Setiawan (26) warga Kampung Rancagoong Rt3 Rw5 Kecamatan Cilaku salah satu dari sekian banyak nasabah yang melakukan penarikan uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Dirinya mengungkapkan, setelah ramai adanya kasus hilang uang di rekening BRI, dirinya langsung mendatangi ATM untuk segera mengecek dan mengambil uang yang dimilikinya.

“Saya langsung cek dan ambil aja, daripada jadi korban,” singkatnya.

BACA JUGA : Uang di ATM Tiba-tiba Hilang, Ratusan Nasabah Geruduk BRI Cianjur

Hilangnya uang nasabah BRI ini pun menyita banyak pihak dan sangat disayangkan akan keamanan dari sistem di BRI.

Ketua DPD YLPKN Jawa Barat, Hendra Malik menjelaskan, kejadian ini tentu merugikan para nasabah. Terlebih, saat ini masyarakat tengah digempur pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi negara sedang Pandemi Covid-19 seperti ini semua masyarakat sedang kebingungan, ditambah lagi saldo tabungan yang sudah sekian lama ditabung mendadak raib entah kemana,” paparnya.

Maka dari itu, lanjut Hendra, pihaknya mendesak kejadian ini bisa diselesaikan sehingga masyarakat tidan panik. Ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memeriksa BRI Cianjur.

“DPD YLPKN Jawa Barat Meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun ke Cianjur melakukan pemeriksaan kepada BRI Cianjur,” tegasnya.

Namun, apabila hal tersebut tidak dilakukan oleh OJK. Kemungkinan lain bisa saja terjadi, yaitu para nasabah yang menemui OJK.

“Sekarang tinggal pilih saja, OJK turun melakukan pemeriksaan ke BRI Cianjur, atau Nasabah BRI Cianjur yang datang menemui OJK,” paparnya.

BACA JUGA : Uang Nasabah Raib, Ini Kata BRI Cianjur

Hendra mengaku prihatin atas kejadian ini, para nasabah terpaksa kehilangan uangnya. Terlebih, di saat-saat mendekati bulan Ramadan 2021.

“Maka dari itu, YLPKN Jawa Barat akan terus mengawal sampai tuntas karena Nasabah BRI bagian dari Konsumen yang harus dilindungi,” tambahnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Anton hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari nasabah BRI. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak bank untuk melakukan penyelidikan dan investigasi.

“Sudah melakukan investigasi dan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada kesalahan sistem atau keterlibatan di internal BRI,” terangnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat Cianjur agar tetap hati-hati dan waspada. Karena saat ini pelaku melakukan berbagai metode seperti skimming dan menempelkan nomor palsu di ATM.

Pimpinan BRI Cabang Cianjur, Yoni Arianto memaparkan, pihaknya berjanji akan bertanggungjawab penuh untuk mengganti kerugian nasabah. Pihaknya pun masih terus melakukan penyelidikan dari kasus ini.

“Kita masih melakukan penyelidikan dan penggantian akan kita proses selambat-lambatnya 20 hari kerja,” ujarnya. (kim)