Dorong Usaha KPM, Pendamping PKH Launching Pasar Rakyat ‘Parape’

Launching: Kepala Dinas Sosial bersama perwakilan bank dan Camat Cipanas, serta pendamping melakukan launching pasar rakyat PKH atau Parape. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Demi mendorong sekaligus membantu para pelaku usaha dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), para pendamping PKH yang ada di kabupaten Cianjur membuat sebuah gagasan cara memasarkan hasil produk KPM melalui pasar rakyat PKH.

Hal tersebut, menyusul setelah dilaksanakannya launching pasar rakyat PKH atau Parape, di salah satu rumah makan dan cafe di Cipanas, Kamis (8/4/2021).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial kabupaten Cianjur, perwakilan dari salah satu bank BUMN, Camat Cipanas, serta para pendamping dan Korkab PKH yang ada di Cianjur.

Kepala Dinas Sosial, Ahmad Mutawali dalam kesempatan tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada para pendamping sosial semua. Pasalnya, gagasan yang sangat baik ini diharapkan betul-betul mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya bagi para KPM PKH.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pendamping sosial semua. Saya kira, program ini sangat luar biasa. Bahkan mungkin di kabupaten-kabupaten lain pun pasar rakyat online ini belum ada,” kata Mutawali, Kamis (8/4).

Meski begitu, dirinya juga mengingatkan semua, agar hal seperti ini bisa terus diupayakan bersama-sama. Bukan hanya kali ini saja, tetapi bisa berkesimbungan serta konsisten.

“Alhamdulillah, di sini kita juga telah didorong oleh salah satu bank BUMN Cianjur sebagai sisi kolaborasi mencari titik koordinat menuju persamaan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, harapan dirinya kedepan, program yang digagas pendamping sosial PKH ini terus maju, sukses dan dapat dijadikan percontohan di tingkat nasional.

“Sekali lagi saya mengucap terima kasih kepada teman-teman pendamping semua. Semoga program ini bukan hanya sekarang saja, tetapi permanen. Bisa meningkatkan produk lokal melalui industri, demi mendongkrak perekonomian strategis,” tandasnya.

Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Wilayah II, Astri Yustiniawati mengatakan, pencetusan dari program pasar rakyat PKH ini termotivasi dari para pendamping semua. Karena, ada target graduasi 10 persen.

“Kami berharap, pasar online shop ini tidak hanya di kalangan Kabupaten Cianjur saja, tetapi mungkin bisa diimplementasikan di daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, adanya dampak pandemi Covid-19 selama ini, menurutnya, cukup berpengaruh besar pada pendapatan para penerima manfaat, khususnya KPM PKH. Maka dari itu, dengan adanya pasar rakyat secara online ini, diharapkan betul-betul bisa membantu solusi keterpurukan imbas pandemi bagi para pelaku usaha.

“Jadi kami harapkan, para KPM itu tidak harus terlalu mengandalkan bantuan sosial, namun dengan cara berdagang terus dibantu pemasarannya oleh kita, insyaallah ini bakal jadi solusi yang cukup baik untuk semua,” tuturnya. (dan)