Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Cipanas Naik Rp4 Ribu Perkilo

TRANSAKSI: Jual beli daging ayam potong di pasar rakyat Cipanas. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menjelang bulan suci ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, harga daging ayam potong di pasar rakyat Cipanas mulai merangkak naik.

Bahkan harganya kini rata-rata dijual para pedagang berkisar Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Kenaikan pun diperkirakan akan terus terjadi hingga sehari sebelum puasa.

“Iya kang, sudah dari beberapa hari harga daging ayam potong naik. Dari mula Rp 34 ribu perkilogram, kini dijual paling Rp 38 ribu perkilo,” ujar Irfan (32) salah seorang pedagang di pasar Cipanas saat ditemui, Jum’at (9/4/2021).

Adanya kenaikan tersebut, menurutnya sudah biasa terjadi pada saat momen-momen tertentu. Termasuk menjelang romadhon kali ini.

“Kemungkinan hingga hari H puasa harganya tetap naik. Nah nanti mulai puasa turun, dan menjelang lebaran pasti bakal naik lagi,” kata dia.

Senada yang dikatakan Ujang Koswara (35) pedagang daging ayam potong mengaku, adanya kenaikan harga kini, tak begitu berpengaruh terhadap tingkat konsumen yang membeli. Karena menurutnya, akhir-akhir ini merupakan momen yang telah rutin terjadi.

“Tak ada penurunan kang. Alhamdulillah masih tetap ramai walaupun harga daging ayam naik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, bahwa rata-rata perhari saat ini dirinya bisa menjual sekitar hampir satu kwintal daging ayam potong kepada konsumen. “Ya paling rata-rata 50 kilo hingga 75 kilogram habis terjual saat ini. Itupun kebanyakan para pelanggan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Cipanas, Heru Haerul Hakim membenarkan adanya kenaikan harga daging ayam. Akan tetapi untuk kebutuhan pokok lainnya masih normal.

Kendati begitu, pihaknya akan tetap berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar lonjakan harga tidak signifikan dan stok tetap aman.

“Untuk sembako dan komoditas lainnya masih normal. Hanya daging ayam yang naik, itu pun sebatas Rp 4 ribu per kilogram kenaikannya,” kata dia. (dan)