Sengitnya Laga Bogor Soccer Independent vs Cianjur All Star di Stadion Badak Putih

BADAK PUTIH JADI SAKSI: Bogor Soccer Independent (BSI) melakukan lawatan dengan bertanding melawan Cianjur All Star. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Sepakbola bukan hanya menjadi olahraga yang memperebutkan juara dengan mencetak gol. Melalui olahraga ini, terjalin persaudaraan dengan sesama pemain si kulit bundar. Hal tersebut terbukti saat pertandingan antara Bogor Soccer Independent (BSI) melawan Cianjur All Star di Stadion Badak Putih.

Pertandingan dimulai pada Sabtu (10/4) sore hari. Di bawah gemericik hujan, kedua tim memulai pertandingan dengan saling mengeluarkan keahlian mengolah bola. Saling serang dan terarah. Masing-masing tim memperkuat benteng pertahanan.

Namun sayang, tuan rumah harus kebobolan terlebih dahulu oleh pemain dari BSI yakni Hendro Bule. Gol kedua ke gawang Cianjur All Star dicetak oleh Deni Hakim.

Tak ingin dipecundangi. Tuan rumah pun melancarkan serangan dan berhasil mencetak dua gol. Jebolnya pertahanan BSI pun tidak mengendurkan semangat. Dua gol pun berhasil dicetak oleh pemain penyerang BSI yakni Manta.

Ketua BSI, Arif Hidayat mengatakan, meski pertandingan persahabatan, namun pertandingan tersebut tetap mengutamakan keselamatan seperti menyediakan tim medis beserta ambulan.

“Pertandingan kita sering dilakukan hingga 20 pertandingan untuk intern kota,” ujarnya.

Lanjutnya, menang kalah sudah biasa, namun yang terpenting baginya adalah silaturahmi. Bahkan, pihaknya tetap menghormati senior di dunia sepakbola dengan turut mengundang.

“Rata-rata kami usianya 40 tahunan, tapi tetap silaturahmi harus berjalan. Yang terpenting bukan skornya, tetap silaturahmi,” paparnya.

Pihaknya pun berencana kedepannya akan mengadakan sekolah sepakbola (SSB) untuk melanjutkan tongkat persepakbolaan antar generasi dengan menerapkan silaturahmi dalam setiap pertandingan. (kim)