Warga Desa Nagrak jadi Korban Pengeroyokan Debt Collector

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Warga Kampung Wargaluyu Desa Nagrak IB (40) dikeroyok oleh sekelompok oknum debt kolektor di kampung cipeyeum desa Kertasari Kecamatan haurwangi pada hari Rabu (7/4) kemarin.

Akibat kejadian tersebut saat ini IB mengalami luka yang cukup serius di sekujur tubuhnya diantaranya luka di bagian kepala dan tangan karena dihantam oleh helm batu dan luka di bagian wajah diakibatkan sabetan golok.

IB mengatakan, Awal kejadian bermula ketika Istrinya yang hendak melintas di daerah Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi di berhentikan oleh oknum DC yang kebetulan sedang berkumpul diaerah tersebut. Sekumpulan DC beranggapan bahwa sepeda motor yang ia bawa masih menunggak ke salah satu perusahaan lising di Cianjur.

“Awalnya, saya merasa aneh, motor saya ini sudah lunas. Tapi kenapa sekelompok oknum Debt colektor yang mengaku suruhan salah satu leasing ini bilangnya motor saya masih cicilan,” kata IB , Jumat (9/4) kemarin ditemui dirumahnya.

Mendengar istrinya di berhentikan oleh oknum DC lantas IB meminta ke istrinya untuk segera berlindung di Kantor Polisi terdekat.

” Saya minta istri saya berlindung di Kantor Polisi terdekat, selain saya pun mendatangi para okunum DC tersebut. Karena saya merasa posisi benar lalu saya pertanyakan ke DC akan tetapi bukan jawaban yang didapat melainkan amukan yang mengakibatkan terjadinya pengeroyokan terhadap saya,” ujarnya.

Menurut IB, satu orang diantara para oknum DC di Cipeuyeum tersebut membenturkan kepalanya kepada kepala IB kemudian mengoroyok dan memukulinya.

” Teman-teman lainnya langsung mengeroyok dan memukul kepala saya dengan menggunakan helm dibagian kepala serta satu orang lainnya mengayunkan sebilah golok,” ungkapya.

Akibat pengeroyokan tak terpuji yang dilakukan para oknum DC tersebut, IB pun langsung dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan Visum untuk kemudian dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Waktu saya langsung ke Rumah Sakit dilakukan visum untuk keperluan laporan ke pihak yang berwajib,” bebernya.

Selain itu lanjut IB, ia pun menggunakan pengacara atas kasus yang telah menimpa terhadap dirinya.

“Jadi, yang membuat laporannya sekarang langsung sama pengacara saya,” kata IB

Sementara itu ditemui terpisah Pengacara IB, H. Iwan turut membenarkan, adanya pengeroyokan yang dilakukan gerombolan DC di Cipeuyeum pada beberapa hari ke belakang.

“Saat ini, kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian Polres Cianjur,” ungkapnya.

Iwan mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima kurang lebih ada 8 orang DC pada saat kejadian pengeroyokan terhadap kliennya. Adapun luka yang dialami korban (IB) diantaranya di bagian kepala robek, karena hantaman batu dan helm, di bagian mulut, mata, dan jari tangan.

“Dari jumlah Delapan orang diduga pelaku pengeroyokan, Lima orang diantaranya sudah berhasil diamankan pihak kepolisian. Saya belum bisa bicara lebih banyak lagi, yang pasti kasus pengeroyokan oleh klien saya ini akan terus berlanjut,” paparnya.(cr1)