Bocah Rancagoong Mahir Mainkan Bedug

bocah Rancagoong mempunyai bakat menabuh bedug dengan ketukannya yang berirama. Foto : Bayu Nurmuslim /Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Bedug adalah sebagai alat yang umum berada di sebuah masjid untuk menandai akan tibanya waktu adzan berkumandang.

Namun apa jadinya jika bedug dijadikan sarana bermain anak-anak untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa di bulan ramadan.

Seperti halnya yang dilakukan bocah yang mengaji di Madrasah AL Barokah kampung Rancagoong RT 02 RW 04 , Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku dengan mahirnya menabuh bedug.

Suara bedug yang dihasilkan ke tiga bocah tersebut tak jarang memiliki ketukan yang berirama dan mampu membuat telinga mendengarkan keindahan ketukan bedug tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun para bocah tersebut bernama Farhan ,Fajar, dan Fahmi dengan usia rata-rata 7 sampai 10 tahun.

Ditemui Radar Cianjur, Fahmi (7) mengatakan keahliannya menabuh bedug karena sering dilakukan bersama teman-temannya.

” Saya sering lakukan bersama teman-teman, lama- lama jadi bisa,” katanya kepada Radar Cianjur, Selasa 13/04/2021

Selain itu Fahmi menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi waktu luang dikarenakan libur mengaji dan sekolah serta menunggu waktu berbuka puasa.

” Yah, kan om sekolah masih libur, ngaji juga libur. Saya juga puasa, sambil nunggu adzan maghrib nabuh bedug sama teman-teman,” tuturnya.

Eer (50) Guru mengaji Madrasah AL Barokah berujar, ke tiga muridnya tersebut memang hobi menabuh bedug di depan bangunan madrasah tempatnya mengaji.

” Mereka itu biasa dipanggil masyarakat trio nakal, soalnya suka iseng dan hobinya yah bikin berisik,” ucap Een.

Selain itu Een, mengaku kaget disamping kenakalan yang kerap diperbuat namun mempunyai bakat dalam menabuh bedug.

” Bagaimana pun anak-anak kadang ada nakalnya,tapi selama masih melakukan hal positif saya selalu guru ngajinya pasti selalu mendukung,” tandasnya. (cr1)