Kegiatan Agama Boleh, Asal Sesuai Prokes

Plt Bupati Herman Suherman Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur siapkan sejumlah pembatasan dalam kegiatan keagamaan menghadapi Ramadan 2021. Hal tersebut dilakukan demi mencegah penularan virus Covid-19.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengimbau kepada masyarakat Cianjur untuk tetap patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan. Serta, ia mengimbau agar kegiatan papajar bisa dikurangi.

“Dalam rangka ibadah, terus terapkan protokol kesehatan, tarawih boleh tapi dengan pembatasan,” katanya.

Kegiatan pengajian diperbolehkan dengan sejumlah pembatasan. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Kementerian Agama Nomor 3 Tahun 2021. “Pengajian diperbolehkan, namun dengan kapasitas gedung diisi 50 persen. Kultum juga boleh tapi dibatasi waktunya yang penting makna ramadan dilaksanakan jaga protokol kesehatan,” tuturnya

Selain itu, Herman melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mudik. Ia mengimbau, masyarakat pun tidak perlu mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. “Masyarakat diimbau lebih baik jangan mudik, kalau Cianjur aman tapi kalau dari sana sini ada yang covid itu bisa terbawa ke sini, dan akan ada pembatasan dengan operasi yustisi gabungan dengan melibatkan TNI, Polri, dan Pemkab,” tambahnya.

Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf menjelaskan, acuan kegiatan Ramadan tetap mengacu pada Kementerian Agama Nomor 3 Tahun 2021.
“Apapun aktifitas di bulan Ramadan tidak dilarang, harus diperhatikan dan diperketat protokol kesehatan Covid 19 yang berlaku, ” ungkapnya.

Maka dari itu, pihaknya kini mengimbau masyarakat bisa memahami kebijakan yang diberlakukan saat ini. Sebagai upaya demi kesehatan masyarakat di masa yang akan datang. “Masyarakat harus paham bahwa protokol kesehatan sangat penting dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Cianjur ini,” paparnya.(cr1)