Sampah Berserakan Ditempat Wisata Pandanwangi

DISIMPAN DI DALAM: Salah satu pengurus Kampung Budaya Pandanwangi, Ace menunjukkan sejumlah alat pertanian tradisional yang ada di dalam museum. FOTO: ABDUL AZIZ N HAKIM/RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com – Beberapa tempat wisata di Kabupaten Cianjur ramai di kunjungi masyarakat menjelang bulan Ramadan kemarin.

Salah satunya tempat Wisata Pandanwangi yang berada di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang. Membludak nya para wisatawan di tempat Wisata Pandanwangi satu hari sebelum Ramadan membuat di beberapa sudut tempat wisata tersebut dipenuhi sampah yang di dominasi sampah plastik.

Ditemui Radar Cianjur, aktivitas lingkungan zero waste Kabupaten Cianjur Sandi Mulyadi (37) menyesalkan, tempat wisata yang dikelola oleh Pemda Kabupaten Cianjur tersebut dipenuhi sampah.

“Gak cuma geram aja tapi kesal lihatnya. Masyarakat yang berwisata melihat keindahan tetapi tidak di barengi kesadarannya membuang sampah pada tempatnya,” katanya.

Selain itu menurut pria yang akrab di panggil Yadi tersebut, pengelola taman wisata Pandanwangi belum dapat memberikan fasilitas yang layak untuk penunjang sampah.

Di tempat wisata itupun tidak ada himbauan tentang bagaimana solusi menanggulangi sampah plastik kemasan sekali pakai.

” Fasilitas tempat sampah pun dirasa kurang sekali dan himbauan kepada pengunjung tidak ada, minimal kan pengelola mencari solusi agar tidak banyak sampah kemasan sekali pakai yang berserakan di tempat itu,” tuturnya.

Senada dengan yang disampaikan salah satu pengunjung Umar (17) warga Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong mengaku kaget melihat tumpukan sampah yang berserakan.

” Kaget juga yah, sayang kan tempat wisata sebagus ini banyak sampahnya, banyak juga masyarakat masih gak sadar dengan membuang sampah sembarangan,”ungkapnya.

Umar berharap, agar kedepannya pengelola lebih baik lagi mengelola tempat wisata Pandanwangi dengan memberikan aturan dan juga edukasi tentang sampah.

” Agar masyarakatnya sadar bisa kan pengelolanya bikin tulisan spanduk dilarang buang sampah sembarangan, atau sebelum masuk bisa di sosialisasikan ke masyarakat tentang pentingnya buang sampah pada tempatnya,”tandasnya.(cr1)