Duh… Baru Awal Ramadan, Banyak Pelanggar Prokes

KENA SANKSI: Sejumlah masyarakat kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan ditindak petugas gabungan di Taman Kreatif Joglo. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Dua hari di bulan Ramadan, operasi yustisi tetap digelar di beberapa titik keramaian di Kabupaten Cianjur sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Berdasarkan pantauan Radar Cianjur, masih didapati masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (Prokes).

Beberapa diantaranya tidak menggunakan masker dengan alasan yang sudah biasa yakni lupa tidak membawa masker. Namun hal tersebut tidak menghalangi petugas gabungan TNI, PMI Kabupaten Cianjur dan Satpol PP Kabupaten Cianjur untuk memberikan sanksi.

Kepala Seksi Pelatihan Dasar dan Teknis Fungsional Satpol PP Cianjur, Memet Rachmat menjelaskan, sudah ada 25 pelanggar protokol kesehatan yang terjaring di hari kedua puasa dengan berkeliaran tanpa menggunakan masker.

“Sekarsng ada 25 pelanggar, kebanyakan lupa pakai masker alasannya. Memang sudah jera setelah kena sanksi denda tapi kadang ada saja alasannya seperti ketinggalan,” ujarnya.

Sanksi yang diterapkan adalah peraturan bupati nomor 6 tahun 2021. Dengan demikian, para pelanggar protokol kesehatan harus di sanksi berupa denda maksimal Rp100 ribu.

“Sekarang pelanggar meningkat pelanggarnya, kalau kedapatan langsung ditindak dengan dicatat di berita acara dan disanksi denda minimal Rp30 ribu,” ungkapnya.

Lanjutnya, bagi pelanggar yang tak bisa membayar terpaksa harus ditahan di lokasi hingga bisa membayar denda. Uang denda tersebut disetorkan ke Bank Jabar.

“Masyarakat diimbau memakai masker sebagai antisipasi penularan virus, kalau pakai masker meminimalisir penyebaran virus Covid-19,” tutupnya. (kim)