Pasca KKSB Bakar Helikopter, Polri Tingkatkan Pengamanan di Papua

RADARCIANJUR.com- Polri meningkatkan pengamanan objek vital di wilayah Papua. Hal itu usai terjadinya pembakaran sebuah helikopter oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) beberapa waktu lalu.

“Ini sudah dilakukan penebalan, pengamanan dari pada masing-masing bandara,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono kepada wartawan, Rabu (14/4).

Sejumlah objek vital ini sudah dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri. Penjagaan ini ditujukan agar semua kegiatan penerbangan dan lainnya bisa berjalan lancar tanpa ada gangguan.

“Sehingga betul-betul aktivitas penerbangan di Papua bisa berjalan dengan baik dan bandara-bandara dapat diamankan oleh petugas keamanan di sana, baik dari TNI maupun Polri yang ada di sana maupun dibantu kekuatan-kekuatan di pemerintah daerah,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, helikopter milik PT Ersa Air yang terparkir di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu (11/4) malam dibakar kelompok kriminal bersenjata. Saat ini, kondisi keamanan di Ilaga relatif aman dan terkendali, namun tentara dan polisi diinstruksikan tetap bersiaga.

Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Polisi Mathius Fakhiri seperti dilansir dari Antara, membenarkan ada percobaan pembakaran terhadap helikopter yang rusak dan parkir di Bandara Ilaga. ”Helikopter yang dibakar kelompok bersenjata itu kondisinya rusak,” ujar Mathius Fakhiri, Senin (12/4).

Sementara itu, Kepala Bandara Ilaga Herman Sujito mengatakan, helikopter itu diparkir sejak 31 Maret karena ada gangguan mesin. Pihak perusahaan masih menunggu onderdil baru. ”Minggu (11/4) malam dibakar. Yang terbakar di bagian depan,” kata Sujito.(jpc)