Tempat Ngabuburit di Cipanas Mulai Menggeliat

Wilayah Cipanas yang menjadi salah satu daerah ramai, namun kini masih terlihat sepi saat Ramadan. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sejumlah tempat ngabuburit warga di wilayah Cipanas, kabupaten Cianjur, seperti pusat jajanan maupun ruang publik mulai menggeliat, meski pengunjung pasca menjalani hari pertama puasa Ramadan kemarin begitu sepi.

Pantauan radarcianjur.com, Rabu (14/4/2021), di sejumlah titik pusat jajanan jalanan di Jalan Balakang, dan Jalan Raya Cipanas, mulai ramai saat ngabuburit hari kedua ini.

Namun berbeda sekali, di ruang publik seperti Lapang Istana Cipanas, karena masih ditutup dan belum dibuka untuk umum pasca pandemi Covid-19 dari tahun kemarin hingga kini.

Aziz (41) pedagang kolak di Jalan Balakang Kidul mengatakan, awalnya diperkirakan akan banyak warga yang ngabuburit di hari kedua puasa ini, tapi memang kini mulai sedikit demi sedikit mulai ramai.

“Untuk persediaan bikin sih belum begitu banyak juga. Karena memang ditakutkan gak sesuai perkiraan. Kemungkinan warga masih lebih memilih diam di rumah,” ujarnya.

Begitupula dengan kondisi ruang publik seperti Lapangan Istana Cipanas, yang memang belum dibuka untuk umum. Padahal selama ini, jika di waktu sebelum pandemi, fasilitas itu sering dijadikan tempat strategis warga Cianjur untuk ngabuburit.

Deden (34) warga Sindanglaya membenarkan bahwa memang di Cipanas ini sangat sulit jika akan ngabuburit di ruang publik, karena memang tak ada lagi selain lapang istana.

“Tapi kan hingga sekarang juga lapang istana belum dibuka lagi selama pandemi. Iya paling ngabuburit dengan jalan-jalan saja sambil cari buat takjil,” kata dia.

Ia memperkirakan, kondisi seperti itu karena imbauan pemerintah agar tidak ada kerumunan. Sehingga menyebabkan warga mengurangi aktivitas dan mengurungkan niatnya untuk ngabuburit.

“Intinya pandemi ini supaya cepat berlalu aja kang. Mudah-mudahan semua sektor bangkit lagi,” tandasnya. (dan)