Berkah Ramadan, Pedagang Bedug Raih Keuntungan Berkali Lipat

Sejumlah Pedagang bedug tampak menjamur di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur. Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Keberkahan Ramadan tentu dirasakan oleh semua umat Islam dimanapun, tentunya hal tersebut sesuai dengan kepercayaan di setiap bulan ramadan apapun yang dikerjakan sesuai niat ibadah akan mendapatkan nilai-nilai keberkahan.

Seperti halnya para pedagang musiman yang hanya berdagang di hari-hari di bulan ramadan dan menjelang hari raya idul Fitri.

Seperti terlihat dari pantauan Radar Cianjur di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur tampak menjamur para pedagang bedug.

Ditemui Radar Cianjur, Hasanudin (65) warga Rancabali Wetan, Kelurahan Solokpandan mengaku telah berjualan bedug semenjak dilaksanakannya ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Saya mangkal di sini pas hari pertama ramadan, Alhamdulillah sampai sekarang masih di ijinkan mangkal di sini,” katanya kepada Radar Cianjur.

Hasanudin mengaku, selama bulan ramadan pesanan bedug dari konsumen dua kali lipat dibanding hari biasa.

Pesanan yang ia terima biasanya dari pengurus Dewan kehormatan Masjid (DKM) Masjid- masjid seluruh Kabupaten Cianjur .

“Kalau bulan ramadan sehari saya bisa jual 7 sampai 9 bedug atau kulit bedugnya. Konsumen yang beli kebanyakan dari pengurus-pengurus DKM Masjid,” tuturnya.

Menurutnya, ia sudah 20 tahun lamanya berjualan bedug dan bedug yang ia buat hasil pengerjaannya sendiri sehingga kualitas bedug yang dihasilkan mampu bersaing dengan produk bedug lainnya.

“Bedug yang saya jual, bikin an sendiri dirumah. Kalau pengerjaannya di bantu anak saya,” ungkapnya.

Selain itu menurut Hasanudin harga bedug yang ia jual tidak banyak mengambil keuntungan karena beranggapan susah untuk dijual.

” Kalau kemahalan biasanya susah jualnya. Paling saya jual bedug dari kulit sapi 700 ribu, kalau bedug dari kulit kerbau agak mahal saya jual karena barangnya agak susah, yah sekitar 900 ribu,” ungkapnya.

Lanjut, Hasanudin mengatakan, bedug yang ia buat tak hanya di jualnya di Cianjur. Tetapi banyaknya sejumlah permintaan dari pedagang luar kota untuk memesan bedug yang ia hasilkan.

“Sekarang banyak juga yang pada pesan dari luar kota seperti Tangerang, Bandung, Sukabumi, Bekasi dan Jakarta,”tandasnya.(cr1)