BPNT di Kecamatan Sukaluyu Bermasalah, Ini Kata Agen E-warung

Masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kecamatan Sukaluyu mengeluhkan Penyaluran BPNT yang dinilai kurang baik.

RADARCIANJUR.com – Sejumlah bantuan yang di terima masyarakat melalui Penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Sukaluyu diduga dicurangi oknum Suplayer.

Di beberapa Desa di Kecamatan Sukaluyu KPM dan Agen E-Warung menerima buah pir busuk sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.

Menurut informasi yang dihimpun, Penyaluran BPNT di Kecamatan Sukaluyu melalui perusahaan diantaranya PT Rengganis dan CV Dirgahayu Putra.

Ditemui Radar Cianjur, Salah seorang agen E-Warung Erwin (32) di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu mengungkapkan kondisi sejumlah buah pir saat disalurkan oleh suplayer sudah keadaan tak layak konsumsi.

” Kami menerima dari Suplaier sudah keadaan busuk, itu juga yang dibagikan ke KPM hasil sortiran dari agen,”katanya Sabtu (17/4/2021).

Erwin menjelaskan, bahan yang disalurkan Suplayer PT Rengganis melalui CV Dirgahayu Putra banyak dikeluhkan, mulai dari buah pir busuk dan tidak adanya komoditas telur. Namun ketika ditanyakannya tidak ada yang bisa menjawab.

“Sempat saya tanyakan melalui group Whatsapp Agen. Namun, tidak ada yang bisa jawab. Kenapa buah apel diganti dengan pir. terus buahnya juga udah keadaannya busuk dan komoditas telur juga gak ada,” ujarnya.

Menurutnya, Komoditas yang disalurkan ke PKM sudah disortir terlebih dahulu, akan tetapi karena banyaknya KPM yang berdatangan sehingga ada yang terlewat.

“Sudah ada upaya, kita minta ke Suplayer agar diretur dan diganti dengan yang bagus, namun buah busuk yang diberikan ke KPM banyak yang sudah dibuang sebagai bentuk protes,”katanya.

Lanjut Erwin, sebelumnya ketika penyaluran pangan diberikan kepada Suplayer lokal tidak pernah terjadi hal seperti ini. Namun untuk bulan april ini disalurkan oleh CV Dirgahayu Putra malah banyak menimbulkan permasalahan.

“Kalau kemarin Suplayer lokal tidak banyak terjadi kesalahan. Jika ada kesalahan bisa langsung disampaikan, kalau yang sekarang kan susah,”paparnya.(cr1)