Bantuan Berdatangan, Tangis haru Aminah, Pemilik Rumah Yang Tak Memiliki Atap

RADARCIANJUR.com – Seorang ibu yang rumahnya tak memiliki atap dan sering menatap langit saat tidur bersama tiga anaknya Aminah (49) kembali menangis saat ditemui di kediamannya, di Kampung Cidamar, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Minggu (18/4/2021).

Aminah menyiratkan air mata haru bahagia dan menyebutkan sudah dua kali kedatangan tamu yang menyerahkan bantuan berupa genting untuk rumahnya.

Bantuan pertama datang dari , Bripka Arif Rahman, seorang polisi yang bertugas di Desa Bobojong, Kecamatan Mande. Anggota Polisi tersebut menyerahkan bantuan genting sebanyak 1.500 buah.

Kini giliran Jurnalis Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia yang menyerahkan bantuan sebanyak 1.000 genting untuk rumah Aminah.

Aminah mengatakan, untuk menunjang kebutuhan sehari-harinya, ia bekerja serabutan buruh tani dengan upah Rp 40 ribu. Namun jika musim puasa tiba maka ia mengandalkan berladang di tanah garapan karena tak ada yang memerlukan bantuannya.

“Jadi buruh tani kalau ada yang nyuruh sehari dapat Rp 40 ribu,”katanya.

Terpisah, Ketua RW 08 Ujang Solihin mengatakan, keluarga Aminah turut terbantu dengan program PKH dan program BPNT dari pemerintah untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan genting sudah ada, sekarang kami tinggal mencari bahan untuk rangka atap, sudah ada yang berniat membantu dari Surabaya, katanya awal pekan akan ke sini,” ucap Ujang.

Ujang mengatakan, warga Surabaya tersebut mengaku tahu kondisi ibu Aminah dari membaca berita sehingga mengutus pegawainya dari Karawang untuk melakukan survei terhadap rumah Aminah.

“Kabar baik bagi kami, semoga yang akan membantu dilancarkan perjalanannya,” tuturnya.

Ujang mengatakan, ia bersama warga akan membentuk panitia kecil untuk merencanakan pembangunan rumah milik Aminah.

“Nanti kita bikin panitia kecil untuk perencanaan pembangunan rumahnya, nanti bisa dilihat seperti apa,”paparnya.(cr1)