Empat Sosok Kartini di Damkar Cianjur, Berjuang Demi Kemanusiaan

GAGAH: Srikandi Damkar Kabupaten Cianjur menjadi warna di Mako I Cianjur dan memberikan gambaran bahwa wanita tidak bisa dianggap remeh. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– 21 April menjadi momentum yang berharga bagi kaum hawa. Pasalnya, setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini yang merupakan pahlawan bagi kaum wanita. Berkat jasanya, wanita tidak dipandang sebelah mata dan kesetaraan untuk kaum wanita pun diperjuangkan.

Di era modern seperti saat ini, pekerjaan laki-laki pun banyak digeluti oleh kaum wanita. Dari mulai sebagai pengemudi ojek online hingga pekerjaan menantang seperti pemadam kebakaran (Damkar).

Siapa sangka, di Kabupaten Cianjur memiliki petugas Damkar yang ternyata tidak hanya laki-laki. Lima srikandi Damkar Kabupaten Cianjur selalu siap siaga dan bahkan tak segan turun saat terjadinya kebakaran. Meskipun kaum wanita, namun tugas yang beresiko tinggi tersebut tetap dijalani atas dasar panggilan jiwa.

Desi Purnamasari (31) ibu dari dua anak ini sudah cukup lama menjadi ‘Sang Penjinak’ api. Keberadaannya memberi warna diantara petugas Damkar pria. Meski harus berbaur, dirinya tak merasa berbeda. Baginya, bekerja sebagai petugas damkar memberikan tantangan tersendiri.

“Di Hari Kartini ini kita bisa menjadikan beliau sebagai motivasi dan tentunya bersyukur, karena keberadaan wanita tidak lagi dipandang sebelah mata, bisa mengerjakan apa yang dikerjakan kaum adam,” ujarnya di sela-sela waktu istirahat.

Bukan tanpa alasan, Srikandi Damkar Cianjur yang menjadi senior diantara srikandi lainnya ini memang sudah menjadi panggilan hati dan jiwa untuk menolong terhadap sesama terlebih saat mengalami kebencanaan seperti kebakaran.

Terkadang, dirinya pun selalu teringat anaknya yang berada di rumah di saat harus bertugas. Memang tak mudah. Namun dirinya harus bisa menjalani dan mengemban amanat sebagai petugas pemadam kebakaran.

“Ada rasa berat ketika akan bertugas, tapi tetap saya jalani karena ini tanggungjawab demi kemanusiaan dan juga panggilan untuk menolong terhadap sesama,” tegasnya. (kim)