Jaring Apung Jangari Kembali Dibobol Maling

Ikan hasil curian di Jangari

RADARCIANJUR.com- Kasus pencurian ikan di Waduk Jangari di Kecamatan Mande kembali terjadi. Belum lama ini, pencuri berhasil ditangkap, namun ternyata tertangkapnya pencuri ikan sebelumnya tidak membuat gentar para maling ikan tersebut. Ikan yang berada di kolam atau jaring apung milik masyarakat dan pengusaha pun gagal dibawa pencuri yang sudah terdesak pun berhasil kabur dan meninggalkan kurang lebih satu ton ikan.

Hal tersebut diketahui sekitar pukul 5.00 WIB, pencuri yang gesit tidak terlihat pergerakannya dan kabur begitu saja tanpa membawa hasil curiannya. Pemilik jaring apung pun beruntung tidak merugi. Saat ini barang bukti berhasil diamankan.

Salah satu pengelola jaring apung, Heky Nicky mengatakan, dirinya saat menerima informasi mengenai pencurian ikan pun langsung mendatangi lokasi dan memeriksa jaring apung miliknya.

“Alhamdulillah jaring apung saya aman, ini kembali terjadi pencurian, maka dari itu semua jadi waspada,” ujarnya.

Dirinya pun mencurigai pencurian tersebut bukan dilakukan hanya oleh satu orang saja, melainkan memang berkoplotan yang memang sering melakukan aksi pencurian menjelang Idul Fitri.

“Saya menduga ini komplotan dan bukan sendirian,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Petani Keramba Jaring Apung (KPKJA) Cirata, Edi Supiandi membenarkan mengenai kejadian tesebut, saat ini pihaknya sudah meminta kepada seluruh pengusaha maupun penjaga agar jangan lengah saat melakukan pengawasan di malam hari.

“Malam kan rawan, terlebih selalu diingatkan kepada penjaga agar jangan sampai ketiduran. Kalau mau ada temannya, jadi bisa gantian jaga,” tuturnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh petani, agar selalu siaga karena rawan pencurian menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, saling memberikan informasi apabila ada kegiatan mencurigakan.

“Semua yang jaga di KJA agar selalu waspada dan hati-hati jangan lengah,” jelasnya. (kim)