Berkah Ramadan, Pengrajin Manisan Kebanjiran Pesanan.

Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com– Berkah Ramadan tentunya dirasakan para pelaku usaha UMKM .terutama UMKM yang memproduksi makanan yang rasanya manis.

Hal tersebut turut dirasakan para pengrajin manisan di Kampung Menak RT 02 RW 04 Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang dengan memperoleh omset penjualan yang berkali lipat dari hari biasa.

Menurut Informasi yang di himpun Radar Cianjur, Kampung tersebut terkenal dengan mayoritas masyarakatnya memproduksi olahan makanan jenis Manisan.

Ditemui Radar Cianjur, Enung (43) mengaku, kebanjiran pesanan manisan semenjak berlangsungnya bulan Ramadan

“Tiap hari saya produksi. Soalnya banyak yang datang, entah itu buat di konsumsi pribadi atau buat jualan lagi,” ungkapnya.

Menurut Enung, omset yang diterimanya kini telah bertambah dari pada hari-hari biasanya.

“Ramadan ini hasil penjualan lumayan banyak untungnya dari pada hari-hari biasa,”tuturnya.

Senada dengan yang disampaikan, Iis (56) saudara Enung yang juga pengrajin manisan turut merasakan dampak dari bulan Ramadan.

“Yah, disini semuanya sama tukang bikin manisan. Saya juga sama ikut kebanjiran pesanan. Mulai dari manisan agar, paladang manisan pala basah dan kering

Enung menuturkan, harga yang di tawarkan berkisar antara Rp 30.000 sampai 35.000 tergantung jenis manisannya. Selain itu menurutnya ia dan warga sudah menjalankan bisnis tersebut puluhan tahun lamanya.

“Harganya tergantung jenis manisannya, kalau yang agak mahal manisan pala kering sama basah. Harganya 35.000 per kilo kalau yang lain 30.000 per kilo, soalnya kalau jenis pala pakai banyak gula,”paparnya.(cr1)