Cianjur Bakal Jadi Pilot Project 100 Pertades di Setiap Desa

DALAM PROSES: Desa Padamulya Kecamata Pasirkuda tengah membangun pertades sebagia kemudahan masyarakat dalam mengisi bahan bakar. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Keberadaan pengisian bahan bakar di wilayah pedesaan tentu sangat diperlukan oleh masyarakat, terlebih jauh dari pengisian bahan bakar seperti SPBU. Namun saat ini, Kabupaten Cianjur tengah menjadi pilot project adanya stasiun pengisian bahan bakar di setiap desa. Pertades masih asing bagi sebagian masyarakat tapi saat ini tengah ditargetkan 10 desa memiliki pertades.

Saat ini, sudah ada dua desa yang akan melakukan pembangunan salah satunya Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda. Pilot project tersebut ditargetkan 100 desa di Kabupaten Cianjur sudah dibangung pertades.

Manager Area Jawa Barat PT Mutiara Teknologi Indonesia, Yudi Kusniadi mengatakan, Cianjur nantinya akan memiliki penyimpanan BBM dengan skala yang cukup besar. Sehingga program ini tidak hanya berskala lokal, namun bisa berskala nasional.

“Program pertades ini sebetulnya membantu menghidupkan Bumdes, sehingga desa memiliki pendapatan asli desa. Jadi kita tidak memberatkan, jika desa belum memiliki modal, kita siapkan investor dan nanti desa hanya tinggal menyiapkan lahan saja,” ujarnya.

Dirinya sangat menyayangkan dengan Bumdes di Kabupaten Cianjur yang kurang berjalan lancar, sehingga dengan hadirnya pertades ini bisa menjadi salah satu solusi bagi keberlangsungan Bumdes.

“Pertades ini berbadan hukum, sesuai dengan UU BPH Migas Nomor 6 Tahun 2015, jadi tidak ilegal,” terangnya.

Selain itu, keberadaan pedagang bensin eceran pun tidak menjadi kendala. Justru pedagang akan dirangkul dan nantinya menerima penyaluran langsung dari Pertades. Selain itu, pertades bisa memberdayakan masyarakat seperti Karang Taruna sebagai salah satu distributor.

“Keberadaan pedagang eceran kita rangkul, tidak kita usir. Nanti di pertades ini ada dua jenis bahan bakar yakni Ron 92 dan HSD Solar,” jelasnya. (kim)