Dinilai Belum Siap, Penyekatan di Kabupaten Cianjur Belum Maksimal

Plt Bupati Herman Suherman Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan penyekatan pemudik di daerah perbatasan belum dapat dilakukan maksimal.

Larangan mudik terbaru terkesan mendadak dan diperkirakan sudah banyak pemudik yang lolos sampai ke kampung halamannya masing-masing.

Plt Bupati Kabupaten Cianjur Herman Suherman mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur belum siap melakukan penyekatan di perbatasan untuk mencegah pemudik yang pulang lebih awal.

“Larangan mudik terbaru dinilai terlalu mendadak yang jatuh pada tanggal 22 April. Sementara Forkopimda Cianjur baru menyiapkan prosedur penjagaan dan penyekatan di perbatasan pada 6 Mei 2021,”katanya.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Cianjur tengah meningkatkan operasi yustisi secara acak di berbagai perbatasan di Cianjur.

“Karena masih minimnya persiapan akibat larangan terbaru mudik yang berlaku secara mendadak, sehingga sudah banyak pemudik yang diperkirakan lolos,”tuturnya

Herman menuturkan, sejak 22 April di delapan titik perbatasan Cianjur belum ada penjagaan petugas gabungan, karena baru akan dilakukan setelah hasil rapat koordinasi dengan forkopimda digelar.

Akibat dari ketidaksiapan pemerintah daerah, kemungkinan akan membuat banyak calon pemudik yang memanfaatkan situasi dengan mudik lebih awal.

“Pastinya banyak yang mudik sekarang ini, memanfaatkan ketidaksiapan di daerah, karena memang perubahannya sangat mendadak,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 700 anggota gabungan untuk melakukan penyekatan di delapan titik pintu masuk menuju Cianjur, mulai dari Puncak, Haurwangi, Gekbrong, Cikalongkulon, Naringgul, Cidaun, Takokak, dan Agrabinta.

” Penyekatan dilakukan untuk mencegah adanya pergerakan masyarakat dari luar kota yang hendak ke Cianjur pada momentum mudik Lebaran. Bagi mereka yang memaksakan diri tanpa surat keterangan akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing, sebagai upaya mencegah terjadinya penularan Covid-19,” kata Kapolres. (cr1)