Tolong, Atap Rumah Tidak Layak Huni di Cugenang Nyaris Ambuk

Kondisi rumah tidak layak huni dikampung Nagrog RT 03 RW 05 Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang. Foto : Bayu Nurmuslim/Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Nasib miris dialami ibu empat anak yang memiliki rumah tidak layak huni di Kampung Nagrog RT 03 RW 05 Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Cianjur, rumah tersebut milik Mak Iah (52) yang berprofesi sebagai buruh tani dan suaminya Aneng (65) yang bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu perharinya.

Rumah panggung dengan luas 6×5 meter itu memiliki kondisi kini yang sangat memprihatikan dengan atap yang nyaris ambruk, pintu dan jendela yang sudah rusak serta dinding yang terbuat dari bilik (anyaman kayu) yang sudah habis di makan rayap.

Ditemui Radar Cianjur Iah mengatakan, kondisi rumahnya tersebut telah dialami selama 10 tahun lamanya.

“Rumah ini sudah 10 tahun kondisinya seperti ini. Sekarang anak-anak saya udah pada berkeluarga, gak tinggal disini,”katanya kepada Radar Cianjur, Minggu, 24/04/2021.

Iah menambahkan, kondisi rumah tersebut lebih diperparah lagi dengan datangnya hujan sehingga ia dan suaminya tak bisa tidur nyenyak dan terpaksa mengungsi ke rumah saudara atau anaknya.

“Kalau hujan datang saya dan suami tidak bisa tidur karena air hujan masuk ke dalam rumah. Atapnya kan sudah pada bolong-bolong,”ungkapnya.

Hariswan (25) tetangga Mak Iah menuturkan, belum ada tindakan dari pihak manapun untuk memperbaiki rumahnya.

“Sudah ada sih dari pihak Desa, Kecamatan tapi belum ada tindakan. Mungkin belum rejekinya,” ucapnya

Hariswan menambahkan, ia dan warga kerap merasa iba dengan kondisi yang dialami Mah Iah dan suaminya sehingga kerap menawarkan untuk sementara menginap dirumahnya apabila hujan turun.

“Kasihan aja gituh, kemarin juga genteng-genteng nya pada jatuh tersapu angin. Saya sih berharap agar cepat-cepat ada pihak yang merenovasi rumah Mak Iah,”tandasnya.(cr1)